KKN UIN Walisongo Dampingi Siswa SDN Banjarejo Persiapkan Lomba MAPSI hingga Sehari Sebelum Pelaksanaan
DEMAK[BahteraJateng] – Mahasiswa KKN MIT ke-22 UIN Walisongo Semarang Posko 87 Desa Banjarejo, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, turut mendampingi siswa SD Negeri Banjarejo dalam persiapan lomba Musabaqah Al-Qur’an dan Seni Islami (MAPSI) tingkat SD se-Kecamatan Guntur.
Pendampingan tersebut berlangsung sejak Jumat (31/7/2026) hingga Selasa (25/8/2026) dan dipusatkan di SDN Banjarejo. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan mahasiswa KKN terhadap persiapan sekolah yang dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan lomba MAPSI pada Rabu (26/8/2026).

Kegiatan pendampingan bermula ketika mahasiswa KKN melakukan koordinasi dengan Kepala SDN Banjarejo, Partono, S.Pd. Dalam pertemuan tersebut, pihak sekolah meminta bantuan mahasiswa KKN untuk turut membimbing siswa yang akan mengikuti berbagai cabang lomba MAPSI.
“Untuk adik-adik KKN, saya berharap bisa berpartisipasi dalam kegiatan lomba MAPSI tingkat SD se-Kecamatan Guntur. Tahun ini sekolah kami menjadi tuan rumah, jadi kami ingin mengupayakan yang terbaik,” ujar Partono.

Setelah mendapat arahan dari kepala sekolah, koordinasi selanjutnya dilakukan bersama Khoirul Anam, S.Pd., selaku guru Pendidikan Agama Islam (PAI) yang mengoordinasikan persiapan peserta MAPSI.
Menurut Anam, terdapat beberapa cabang lomba yang membutuhkan pendampingan, di antaranya TIKI, kaligrafi, khot, cerita Islami, pengetahuan PAI, dan tilawah.
“Kami sangat membutuhkan bantuan bimbingan dari kakak-kakak KKN. Kebetulan sekolah kami juga terpilih menjadi tuan rumah, sehingga kehadiran mahasiswa KKN sangat membantu persiapan anak-anak,” kata Anam.
Pendampingan peserta mulai dilaksanakan pada Jumat (31/7/2026) di perpustakaan SDN Banjarejo. Mahasiswa KKN kemudian membagi anggota sesuai dengan kemampuan dan bidang yang akan dibimbing.
Bimbingan dilakukan secara rutin pada Kamis, Jumat, dan Sabtu. Selain kegiatan di sekolah, peserta juga mendapat kesempatan melakukan latihan bersama mahasiswa KKN di posko.
Proses bimbingan tidak hanya berfokus pada materi lomba, tetapi juga latihan secara langsung sesuai dengan cabang yang diikuti masing-masing siswa. Mahasiswa KKN mendampingi peserta dalam memperbaiki kemampuan, memberikan arahan, serta mempersiapkan mereka agar lebih percaya diri menghadapi perlombaan.
Koordinator Divisi Pendidikan dan Keagamaan KKN Posko 87, Azka, mengatakan pendampingan tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk berbagi pengetahuan sekaligus ikut terlibat dalam kegiatan sekolah.
“Kami akan berusaha semaksimal mungkin dalam membimbing adik-adik SDN Banjarejo agar mereka lebih siap mengikuti lomba,” ujar Azka.
Hal serupa disampaikan Ziyah, anggota Divisi Pendidikan dan Keagamaan. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pengalaman baru bagi mahasiswa KKN dalam berinteraksi dan mendampingi siswa.
“Dari bimbingan ini kami mendapat pengalaman bersama adik-adik yang akan mengikuti lomba. Selain itu, kegiatan ini juga mempererat hubungan baik kami dengan pihak SDN Banjarejo,” katanya.
Sementara itu, Ilya, anggota Divisi Pendidikan dan Keagamaan lainnya, mengaku mendapat pengalaman baru karena harus mendampingi cabang lomba yang sebelumnya belum begitu dikuasainya.
“Saya kebetulan membimbing cabang lomba yang sebelumnya belum pernah saya kuasai. Jadi, kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi saya untuk belajar bersama adik-adik,” ujarnya.
Setelah berlangsung hampir satu bulan, rangkaian bimbingan peserta MAPSI oleh mahasiswa KKN resmi diselesaikan pada Selasa (25/8/2026). Berakhirnya bimbingan tersebut menandai selesainya tahap persiapan yang dilakukan mahasiswa KKN bersama para peserta sebelum pelaksanaan lomba pada Rabu (26/8/2026).
Pada hari pelaksanaan, kegiatan lomba MAPSI di SDN Banjarejo dimulai sejak pukul 07.00 WIB. Kegiatan diawali dengan apel pagi yang diikuti oleh siswa SDN Banjarejo yang menjadi peserta lomba, panitia, serta para guru SDN Banjarejo.
Pendampingan mahasiswa KKN selama proses persiapan diharapkan dapat membantu peserta lebih siap mengikuti perlombaan sekaligus memberikan pengalaman bagi mahasiswa dalam mendukung kegiatan pendidikan dan keagamaan di lingkungan sekolah.
Kegiatan tersebut juga menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara mahasiswa KKN UIN Walisongo dan SDN Banjarejo dalam mendukung persiapan siswa menghadapi lomba MAPSI tingkat SD se-Kecamatan Guntur.
Sumber : Illiyah Fahda mahasiswi UIN Walisongo Semarang,

