BNN dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Ganja Asal Thailand Seberat 113,65 Kg
JAKARTA[BahteraJateng] – Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai berhasil menggagalkan upaya peredaran gelap narkotika jenis ganja asal Thailand seberat 113,65 kg. Dalam operasi ini, dua orang terduga pelaku penyelundupan Ganja berinisial AS dan MM berhasil diamankan di Bekasi dan Jakarta Timur.
Penyelundupan ganja ini terungkap setelah Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta mencurigai sebuah paket kiriman asal Thailand pada Rabu, 24 Juli. Paket tersebut ternyata berisi ganja yang disembunyikan di dalam bed cover dan alat tempat bermain kucing. Menurut rencana, ganja ini akan transit di Indonesia sebelum dikirim ke Liverpool, Inggris.

Pada Kamis, 25 Juli, pukul 14.30 WIB, AS ditangkap saat datang ke gudang impor di Soekarno-Hatta untuk mengambil paket tersebut. Tim gabungan kemudian melakukan “controlled delivery” ke Bekasi, Jawa Barat, dan berhasil menangkap MM, yang merupakan otak dari penyelundupan ini. MM adalah pemilik PT. CAS, perusahaan yang menerima barang impor tersebut. Saat penangkapan, tim menemukan lima karung berisi sepuluh bed cover, yang di dalamnya tersembunyi 60 bungkus ganja dengan berat total 31.884 gram.
Dari keterangan AS, tim melanjutkan penyelidikan ke sebuah ruko di Cipinang Melayu, Jakarta Timur. Dengan bantuan anjing pelacak dari Bea Cukai, tim menemukan 32 kardus berisi 154 bungkus ganja dengan berat 81.773 gram. Total ganja yang berhasil disita dalam operasi ini mencapai 113.657 gram.

Hasil interogasi mengungkapkan bahwa ganja ini dikirim oleh seseorang berinisial BN, yang hingga kini masih dalam pengejaran. Atas keberhasilan operasi ini, BNN dan Bea Cukai berhasil mencegah potensi penyalahgunaan narkotika yang diperkirakan dapat menyelamatkan 56.828 jiwa.
AS dan MM dihadapkan pada ancaman hukuman di bawah Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Mereka terancam hukuman maksimal berupa hukuman mati atau penjara seumur hidup karena keterlibatan mereka dalam penyelundupan ini.

