Aliansi Rakyat Bergerak Buat Surat Terbuka untuk Kapolri, Apa Isinya ?
SURAKARTA[BahteraJateng] – Aliansi Rakyat Bergera membuat surat terbuka yang ditujukan kepada Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jendral Listyo Sigit Prabowo.
Koordinator Aliansi Rakyat Bergerak Surakarta, Usman Amirodin, menyampaikan surat untuk Kapolri ini menyikapi polemik tentang ijazah presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) yang sudah berlangsung sekian tahun belum terselesaikan.
Menurutnya, hal ini sungguh sangat memprihatinkan. Polemik ini semakin lama semakin melebar dan menimbulkan kegaduhan, setidaknya di media sosial.
“Polemik ini mengganggu masyarakat luas dan atmosfer perpolitikan, kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar eksponen angkatan 66 tersebut pada Kamis (10/7).
Polri sebagai alat negara yang menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta menegakkan hukum harus mengambil sikap tegas dan adil agar polemik ini segera berakhir. Hukum sebagai pilar keadilan bukan pilar kekuasaan dan kekuatan.
Kami yakin tidak ada masalah yang tidak dapat diselesaikan asalkan ada kemauan yang tulus dan ikhlas. Aliansi Rakyat Bergerak Surakarta menaruh kepercayaan penuh bahwa Polri mampu mengakhiri polemik ini.
“Sebagai bahan pertimbangan untuk mencari solusi persoalan ini, kami menyampaikan agar Polri meminta kepada para pihak untuk kooperatif,” katanya.
Ia berharap pihak kepolisian dapat meminta kepada pihak Jokowi untuk menunjukkan dokumen ijazah atau penggantinya yang digunakan sebagai kelengkapan administrasi di KPUD Solo, KPUD DKI dan KPU pusat untuk diadakan uji forensik secara terbuka bersama pihak para penggugat.
“Hal ini merupakan usulan serta harapan kami agar bisa ditindaklanjuti demi keadilan dan keterbukaan publik,” pungkasnya.(sun)

