Dosen FAI Unwahas Ikuti Pelatihan Penguatan Kapasitas AI di China
SEMARANG[BahteraJateng] – Sejumlah dosen Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) mengikuti pelatihan internasional bertajuk Artificial Intelligence Application Enhancement di Tiongkok sebagai upaya meningkatkan kapasitas pendidik dalam pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam pembelajaran.
Kegiatan ini berlangsung selama tujuh hari, 20–26 April 2026, di Central China Normal University (CCNU), Wuhan. Program tersebut diikuti 20 peserta dari berbagai lembaga pendidikan di bawah naungan PWNU Jawa Tengah, termasuk tiga dosen FAI Unwahas: Ghufron Hamzah, Muhammad Ahsanul Husna, dan Nurul Azizah.

Pelatihan mencakup materi integrasi teori dan teknologi, desain pembelajaran digital, pemanfaatan platform kampus berbasis AI, serta strategi modernisasi sekolah dan perguruan tinggi. Kegiatan ini juga menghadirkan sesi diskusi interaktif dan praktik langsung penggunaan sistem pembelajaran berbasis AI.
Program dibuka oleh Wakil Rektor CCNU, Prof. Wu Dan, didampingi Direktur Department of Global Engagement Hong Feng dan Wakil Dekan Fakultas Pendidikan Kecerdasan Buatan Wu Xiaoping.

Ghufron Hamzah menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya mendorong transformasi pendidikan menuju sistem digital yang lebih inovatif dan efektif. Menurutnya, perkembangan teknologi AI menuntut pendidik untuk adaptif dalam menciptakan metode pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan zaman.
“Unwahas saat ini sudah memulai transformasi menuju kampus digital, sehingga pelatihan ini sangat bermanfaat dan diharapkan dapat segera diimplementasikan dalam proses pembelajaran,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, para dosen diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh guna mendukung percepatan transformasi digital pendidikan di Indonesia.

