Hasil Sidang Komdis PSSI: 7 Hukuman Ditetapkan

JAKARTA[BahteraJateng] – Komite Disiplin (Komdis) PSSI mengumumkan hasil sidang yang dilaksanakan pada 18 November 2024 terkait sejumlah pelanggaran yang terjadi dalam kompetisi sepak bola nasional. Hukuman diberikan untuk menegakkan kedisiplinan dan menjaga sportifitas. Berikut keputusan lengkapnya:

1. Rudin (Ofisial Tim Persewar)
Dalam pertandingan antara Persewar melawan Rans Nusantara FC pada 8 November 2024 di Pegadaian Liga 2 2024/2025, Rudin melakukan ancaman dan penyerangan terhadap perangkat pertandingan dengan melempar box es. Ia dijatuhi hukuman skors selama enam bulan dari semua aktivitas pertandingan dan denda sebesar Rp 25 juta.
2. Panitia Pelaksana Pertandingan Persewar
Panpel Persewar mendapat teguran keras atas insiden tersebut. Meskipun pelaku berhasil diamankan dengan cepat, kejadian ini menunjukkan kurangnya pengawasan di lapangan.
3. Kusman (Ofisial Tim Persekat)
Pada pertandingan Persekat melawan Persijap Jepara, 9 November 2024, Kusman melakukan penyerangan terhadap ofisial Tim Persijap Jepara. Ia dijatuhi hukuman larangan mendampingi tim selama enam pertandingan.
4. Panitia Pelaksana Pertandingan Persekat
Panpel Persekat juga menerima teguran keras karena insiden penyerangan terhadap ofisial Tim Persijap Jepara, meskipun pelaku berhasil diamankan.
5. Jatmiko Adjie Kusuma (Ofisial Tim Persijap Jepara)
Jatmiko mendapat teguran keras karena selebrasi berlebihan yang memicu reaksi tim lawan dalam pertandingan melawan Persekat.
6. Panitia Pelaksana Pertandingan PSBS Biak U20
Dalam laga EPA Liga 1 antara PSBS Biak U20 dan Persija Jakarta U20 pada 10 November 2024, Panpel PSBS Biak didenda Rp 10 juta karena gagal mengantisipasi kehadiran suporter tim tamu, yaitu Persija Jakarta U20.
7. Klub Persija Jakarta U20
Persija Jakarta U20 juga dikenai denda Rp 10 juta atas pelanggaran serupa, yakni kehadiran suporter tim tamu dalam pertandingan.


Komdis PSSI menekankan bahwa tindakan disipliner ini bertujuan untuk mencegah pelanggaran serupa di masa depan. Dengan adanya hukuman ini, diharapkan semua pihak yang terlibat dalam sepak bola Indonesia dapat lebih menjaga sportifitas dan ketertiban selama kompetisi berlangsung.

Komdis PSSI berkomitmen untuk terus memantau dan menindak setiap pelanggaran demi menciptakan ekosistem sepak bola yang sehat dan profesional.


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *