Perhutani Kebonharjo Hadiri Halalbihalal dan Sarasehan Perkumpulan Rejo Semut Ireng
BLORA[BahteraJateng] – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kebonharjo menghadiri Halalbihalal dan sarasehan yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Cabang Perkumpulan Rejo Semut Ireng Kabupaten Blora di Pendopo Kantor Bupati Blora pada Senin (6/4).
Hadir pada kegiatan tersebut Administratur wilayah se-Kabupaten Blora, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Kabupaten Blora, Direktur Pengendalian Perhutanan Sosial, Marcus Oktavianus Susatyo, dan perwakilan Balai Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (PSKL) wilayah Yogyakarta, Wahyudi Ardhyanto, anggota kelompok tani hutan se-Kabupaten Blora dan tamu undangan lainnya.

Selain Halalbihalal juga digelar sarasehan pendampingan perhutanan sosial untuk mendukung program swasembada pangan nasional melalui optimalisasi lahan hutan mengingat hampir separuh luas daerah di Kabupaten Blora adalah kawasan hutan.
Ketua DPD Perkumpulan Rejo Semut Ireng Kabupaten Blora, Mulgiyanto, membuka acara mengucapkan Minal Aizin Wal Faizin Mohon Maaf Lahir dan Batin serta ucapan terima kasih kepada semua tamu undangan yang berkenan meluangkan waktunya untuk hadir di acara tersebut.
“Selain Halalbihalal ada puncak acara yang sangat penting untuk kita bahas bersama untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan melalui pendampingan perhutanan sosial dengan memanfaatkan lahan kawasan hutan yang legal dan lebih produktif,” kata Mulgiyanto.
Administratur/KKPH Kebonharjo yang diwakili Kepala Sub Seksi Hukum Kepatuhan Agraria dan Komunikasi Perusahaan, Lasmundi, menyampaikan bahwa kehadirannya dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat silahturahmi antar instansi/lembaga dan ukhuwah Islamiah pasca lebaran serta upaya untuk mendukung pengamanan hutan agar tetap lestari.
“Momentum halalbihalal ini bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat sinergi dan solidaritas antar instansi/lembaga,” ungkap Lasmundi.
Ditempat yang sama Bupati Blora, Arief Rohman, menekankan selain mempererat silaturahmi juga pentingnya sinergi lintas sektor untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional dan kesejahteraan petani hutan.
“Dengan tekad yang kuat, pemerintah daerah mengajak seluruh elemen, termasuk Perkumpulan Semut Ireng dan Kelompok Tani Hutan (KTH), untuk bersinergi meningkatkan produktivitas pangan terutama jagung demi kesejahteraan bersama,” tegas Bupati Blora.
Sebagaimana diketahui, hampir separuh wilayah Kabupaten Blora terdiri dari kawasan hutan. Potensi besar ini diharapkan mampu dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat yang merupakan produsen jagung terbesar kedua di Jawa Tengah dengan luas lahan mencapai hampir 83.000 hektare.(day)

