Puisi-Puisi Ramadan Menggema di MTs Ma’arif Nurul Huda Temanggung
TEMANGGUNG[BahteraJateng] — Suasana religius penuh kekhidmatan menyelimuti Musala MTs Ma’arif Nurul Huda Kaloran, Temanggung, saat penutupan kegiatan pesantren kilat beberapa waktu lalu.
Kegiatan tersebut diwarnai dengan pembacaan puisi bertema Ramadan oleh sejumlah penyair, salah satunya Roso Titi Sarkoro.

Dalam kesempatan itu, Roso Titi Sarkoro membacakan beberapa sajak yang sarat nilai spiritual. Ia mengawali penampilannya dengan mengajak para hadirin untuk berzikir bersama, yang kemudian berpadu dengan lantunan puisi, menciptakan suasana hangat dan penuh makna.
Kepala MTs Ma’arif Nurul Huda Kaloran, Wiwik Hartati, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran para penyair. Ia mengaku bangga dan merasa terhormat karena madrasah yang dipimpinnya menjadi tempat berlangsungnya kegiatan sastra yang inspiratif tersebut.
Selain Roso Titi Sarkoro, sejumlah penyair lain turut ambil bagian, di antaranya Ariadi Rasidi, Heni Susilowati, serta Wiwik Hartati sendiri. Acara dipandu oleh Indah Kurnitasari sebagai moderator.
Menariknya, pembacaan puisi dilakukan secara kolaboratif dengan zikir yang dilantunkan para siswa. Beberapa puisi bahkan tercipta secara spontan, dengan pesan utama mengajak untuk merenungkan kebesaran dan kekuasaan Allah SWT.
Salah satu penampilan yang mencuri perhatian adalah pembacaan puisi berjudul “Aku Bertanya” oleh seorang peserta, yang kemudian menjadi pengantar tausiyah sekaligus memperkaya apresiasi sastra di kalangan siswa.
Kegiatan ini ditutup dengan antusiasme para siswa yang mengaku semakin tertarik mempelajari sastra, khususnya puisi, sebagai media ekspresi sekaligus refleksi spiritual di bulan Ramadan.

