Rembang Freestyle Fighting Sukses Digelar, Diikuti Ratusan Petarung dari Tujuh Sasana
REMBANG[BahteraJateng] – Hujan yang turun sejak pagi hari, tidak menyurutkan semangat para petarung yang hadir di gelaran kejuaraan Rembang Freestyle Fighting pada Sabtu (10/1).
Kejuaraan yang berlangsung dihalaman belakang SMAN 3 Rembang ini diikuti oleh 230 petarung dari tujuh sasana, dari Rembang, Pati, Kudus, Purwodadi, Jepara, Semarang, dan Bojonegoro.
Inisiator penyelenggaraan kegiatan, Rita Wulansari menyampaikan bahwa kegiatan yang sifatnya bottom-up tersebut didukung beberapa personel secara pribadi.
“Event ini swadaya dan dibantu sponsorship beberapa pihak secara mandiri. Jadi kita upayakan dalam sehari ini selesai. Tiap nomor tanding selesai, langsung pengalungan medali kepada pemenang,” ucap Rita.
Ditempat yang sama, Kepala Sekolah SMA N 3 Rembang, Hedi Wibowo yang membuka kegiatan Rembang Freestyle Fighting ini menyampaikan pihaknya sebagai tuan rumah, menyediakan lokasi kegiatan dan ring sarana bertarung.
“Di SMA N 3 Rembang kebetulan ada kelas khusus olahraga (KKO). Jadi sangat mendukung event ini. Selain untuk ajang menambah jam terbang atlet KKO SMA N 3 Rembang, juga memunculkan atlet-atlet Jateng potensial terutama di Rembang,” kata Hedi.
Kapten TNI Juli Eko, sebagai ketua penyelenggara kegiatan dan pernah menjabat sebagai Ketua Bidang Bina Prestasi KONI Rembang sangat peduli terhadap perkembangan dunia olahraga beladiri, mengapresiasi inisiasi anak-anak muda dalam gelaran pertandingan ini.
Salahsatu warga yang putranya ikut bertanding, Agus Ari Pamungkas, merasa senang karena menjadi ajang positif bagi anak muda.
“Alhamdulillah, anak saya Dauvin Aurel Putra, kelas X di SMA N 3 bisa Juara I di kategori Boxing kelas 57 kg lawan atlet Tegal dari Sasana Semarang,” ujar Agus.
Pemerhati remaja Rembang sekaligus bagian dari penyelenggara kegiatan, Achmad Rif’an menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan olahraga ini, rencananya akan terus berlangsung setiap tahun.
“Harapannya PERTINA, Kick Boxing Indonesia, Wushu Indonesia ataupun PERBATI serta organisasi induk cabang olahraga yang berkompeten bisa berkontribusi dan memberikan perhatian serius terhadap perkembangan dunia olahraga beladiri di Rembang,” pungkas Rif’an.(day)

