Satupena Grobogan Dikukuhkan: Diminta Sinergi dengan Program Literasi Pemda
GROBOGAN[BahteraJateng] – Perkumpulan Penulis Indonesia ‘Satupena’ Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, diminta segera setelah dilantik mengadakan rapat kerja untuk menyusun program kerja. Selain itu, organisasi ini juga diharapkan untuk tidak segan-segan melakukan kerja sama dengan pihak ketiga, misalnya perusahaan-perusahaan yang memiliki program tanggung jawab sosial (CSR), termasuk melakukan sinergi dengan program pembinaan dan pengembangan literasi dari Pemerintah Daerah Kabupaten Grobogan.
Hal itu dikemukakan oleh Ketua Umum Satupena Jawa Tengah Gunoto Saparie dalam sambutannya sebelum mengukuhkan pengurus Satupena Kabupaten Grobogan periode 2024-2029 di Pilang Lor, Dukoh, Gubug, Grobogan, Kamis, 17 Oktober 2024. Budi Utomo yang dikenal sebagai penulis dan mubalig setempat ditunjuk sebagai ketuanya.

Gunoto Saparie menuturkan, Satupena yang di tingkat pusat diketuai oleh Denny JA telah memiliki kepengurusan di 34 provinsi seluruh Indonesia. Di Jawa Tengah Satupena memiliki kepengurusan pada sejumlah kabupaten dan antara lain Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kota Salatiga, Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Blora, Kabupaten Cilacap, dan Kabupaten Temanggung. Sejumlah kabupaten yang dalam waktu dekat ini sedang berproses untuk mendeklarasikan kepengurusan Satupena antara lain Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Demak, Kabupaten Kendal, dan Kabupaten Sukoharjo.
“Saya gembira dan memberikan apresiasi karena telah terbentuk kepengurusan Satupena Kabupaten Grobogan. Setelah pelantikan dan pengukuhan ini diharapkan gerakan literasi di Kabupaten Grobogan semakin menunjukkan perkembangan positif,” ujarnya.

Kegiatan pengukuhan pengurus Satupena Kabupaten Grobogan itu dilakukan di tengah suasana ngundhuh mantu putra-putri Budi Utomo, yaitu Risyad dan Dina, yang menikah di Ngaliyan, Semarang, 12 Oktober 2024. Selain pengukuhan, juga diselenggarakan parade baca puisi dan geguritan oleh para penulis pengurus dan anggota Satupena selain dari Grobogan sendiri, juga dari Kabupaten Semarang, Kota Semarang, dan Kabupaten Kendal. Mereka antara lain Yusri Yusuf, Tirta Nursari, Driya Widiana MS, Fransisca Ambar Kristiyani, Mas Jumadi, Tirai Senja, Kang Raden, Nur Ahsan, Dewiq Lestari, Eka Yunia, Tri Dewi Nugraheni, Warsit, dan Nina Dewi Nurchipayana. Mereka menunjukkan kebolehannya dalam berolah vokal dan beraksi membaca puisi maupun geguritan.
Sebagai Ketua Satupena Kabupaten Grobogan, Budi Utomo didampingi wakil ketua Eko Budiyono. Sedangkan sebagai penasihat adalah Mas Jumadi, Suyadi, Nur Ahsan.
Untuk jabatan sekretaris dipegang oleh Eka Yunianti dan Wakil Sekretaris Ainit Tahkim. Sementara itu bendahara dijabat oleh Dwi Listari dengan Wakil Bendahara Tirai Senja.
Kepengurusan Satupena Kabupaten Grobogan juga dilengkapi bidang-bidang. Bidang Kerja Sama diketuai oleh Nur Uhbiyati dan diwakili Dini Eka Rahmawati. Bidang Fiksi diketuai oleh Sri Wahyuni dengan wakilnya Istiqomah. Sedangkan Bidang Nonfiksi dipegang oleh Ida Lestari dan Erna Kusumawati. Sementara untuk Bidang Riset dan Media diketuai oleh Mugiono dan diwakili oleh Dwi Ahmad Novika SPdI.

