| | | |

Sido Muncul Salurkan Lagi Bantuan Rp285 Juta Untuk Anak Stunting

UNGARAN[BahteraJateng] – Sebagai upaya untuk mempercepat penurunan angka prevalensi stunting, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk kembali menyalurkan bantuan untuk anak suspect Stunting di Kabupaten Semarang, Selasa (2/4).

Untuk kali kedua di Kabupaten Semarang, Sido Muncul membantu anak suspect Stunting dengan nilai Rp285 juta untuk penanganan 95 anak tersuspeck stunting dari April-September 2024.


Bantuan sebesar Rp285 juta itu diserahkan secara simbolis melalui sambungan virtual oleh Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat kepada kepada Bupati Semarang Ngesti Nugroho yang diwakili Sekdin Dinas Kesehatan Bambang Pujiarto di Agrowisata Sido Muncul Bergas, Kabupaten Semarang.

Irwan mengaku bersyukur dengan apa yang bisa dilakukan oleh PT Sido Muncul.



“Kami sangat bersyukur karena mendapatkan kesempatan untuk membantu masyarakat. Karena tidak semua bisa seperti Sido Muncul mendapatkan kesempatan,” ujar Irwan.

Irwan juga menyampaikan bantuan ini akan diberikan kepada 95 anak suspect stunting di Kabupaten Semarang, selama 6 bulan pada April – September 2024.

“Bantuan di Kabupaten Semarang kali ini adalah yang kedua. Namun untuk bantuan kali ini akan diberikan selama enam bulan mulai April-September 2024, masing-masing anak menerima Rp500.000 per bulan,” tutur Irwan.

Menurutnya,  bantuan yang diberikan langsung kepada orang tua anak masing-masing Rp500.000 per bulan selama 6 bulan. Orang tua setiap bulannya harus melaporkan ke perusahaan mengenai perkembangan kesehatan anak-anaknya.

Perkembangan kesehatan anak ini meliputi berat badan, tinggi badan dan pertumbuhan secara keseluruhan.

Irwan menambahkan, bantuan ini merupakan bentuk dukungan dan penyelarasan program CSR dari Sido Muncul dengan pemerintah dalam rangka mempercepat penurunan angka prevalensi stunting.

“Ini sudah kelima kalinya kami memberikan bantuan untuk anak stunting. Pertama di Jakarta, kemudian Semarang, Bali, kembali ke Jakarta lalu sekarang dilaksanakan lagi di Semarang. Kami berharap, dengan kolaborasi seperti ini, angka penderita stunting di Indonesia dapat segera turun, sehingga terbentuk generasi penerus bangsa yang sehat dan bebas stunting,” ujar Irwan.

Irwan menuturkan, Sido Muncul berkomitmen untuk terus melanjutkan bantuan ini, mengingat program bantuan stunting ini amat strategis dan dibutuhkan anak Indonesia supaya dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.

“Dari 95 anak suspect stunting yang dibantu, beberapa di antaranya sudah pernah dibantu Sido Muncul sebelumnya, yaitu pada Juni 2023. Tetapi belum berhasil pulih, maka dilanjutkan kembali program bantuannya,” ujar Irwan.

Irwan berharap angka penderita stunting di Indonesia dapat segera turun, sehingga terbentuk generasi penerus bangsa yang sehat dan bebas stunting.

Sementara itu Sekdin Kesehatan Kabupaten Semarang Bambang Pujiarto yang mewakili Bupati Semarang menyampaikan apresiasi untuk Sido Muncul atas kepeduliannya terhadap anak-anak suspect Stunting di Kabupaten Semarang.

“Bantuan dari Sido Muncul ini merupakan bentuk kepedulian terhadap anak-anak suspect Stunting khususnya di Kabupaten Semarang. Kami atas nama pemerintah daerah menyampaikan apresiasi dan terima kasih untuk Sido Muncul,” tutur Bambang.

Bambang mengatakan Stunting merupakan masalah besar yang harus segera diatasi dan dalam menangani Stunting dibutuhkan kolaborasi dan sinergi semua pihak.

“Bantuan Sido Muncul ini sebagai investasi kesehatan, untuk itu kami mengajak semua pihak untuk bersinergi dalam penanganan Stunting. Semoga bantuan Sido Muncul ini bisa memberikan dampak positif untuk kesehatan anak-anak,” ujarnya.

Salah seorang ibu penerima bantuan Siti Fatimah, menyampaikan terima kasih untuk Sido Muncul. Karena bantuan ini sangat membantu keluarganya.

“Terima kasih untuk Sido Muncul, bantuan ini sangat membantu keluarga saya untuk memberikan gizi yang baik untuk anak saya. Semoga Sido Muncul semakin jaya dan dapat memberikan bantuan secara berkelanjutan,” tutur Siti Fatimah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *