Siswa TK Tunas Rimba I Kebonharjo Ikuti Simulasi Penanggulangan Kebakaran
TK Tunas Rimba I Perhutani KPH Kebonharjo bersama petugas Satuan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kecamatan Jatirogo menggelar sosialisasi, simulasi, dan edukasi pencegahan serta penanggulangan kebakaran di lapangan tenis kompleks Kantor KPH Kebonharjo, Jumat (20/2).(Dok. KPH Kebonharjo)

Siswa TK Tunas Rimba I Kebonharjo Ikuti Simulasi Penanggulangan Kebakaran Bersama Damkar

TUBAN[BahteraJateng] – Taman Kanak-Kanak (TK) Tunas Rimba I Perhutani KPH Kebonharjo bersama petugas Satuan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kecamatan Jatirogo menggelar sosialisasi, simulasi, dan edukasi pencegahan serta penanggulangan kebakaran di lapangan tenis kompleks Kantor KPH Kebonharjo pada Jumat (20/2).

Kegiatan ini diikuti siswa-siswi TK Tunas Rimba I, para guru, Ikatan Istri Karyawan Perhutani (IIKP) KPH Kebonharjo, serta orang tua siswa.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran sejak dini tentang bahaya kebakaran serta langkah-langkah yang harus dilakukan saat menghadapi situasi darurat.

Administratur/KKPH Kebonharjo, Rovi Tri Kuncoro, saat dihubungi di tempat terpisah menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai edukasi kebencanaan penting diberikan sejak usia dini.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa, guru, IIKP, dan orang tua dapat lebih siap dan tanggap dalam menghadapi potensi kebakaran, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah,” ujar Rovi.

Ia menambahkan, sosialisasi ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam mengenali bahaya kebakaran, sehingga risiko terjadinya kebakaran dapat diminimalkan.

Sementara itu, salah satu petugas Satdamkar Jatirogo menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan kebakaran sejak dini.

“Dalam kegiatan ini, kami terlebih dahulu memperkenalkan peralatan yang digunakan untuk memadamkan kebakaran. Selanjutnya kami mempraktikkan cara memadamkan api, baik secara manual menggunakan kain basah maupun dengan mobil pemadam,” jelasnya.

Dalam sesi praktik, petugas Damkar memberikan edukasi langsung mengenai cara memadamkan api akibat kebakaran tabung gas serta penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang benar dan aman. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan simulasi.

Tak hanya siswa, sejumlah guru dan orang tua juga berkesempatan mencoba langsung teknik pemadaman api menggunakan kain basah serta selang dari mobil pemadam kebakaran. Suasana kegiatan berlangsung interaktif dan penuh semangat.(day)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *