Taza Perkenalkan Koleksi “The Unfeigned” di London Muslim Shopping Festival
JAKARTA [BahteraJateng]- Brand modest syar’i asal Indonesia, Taza bakal menorehkan jejak di London Muslim Shopping Festival (LMSF) 2025.
Founder Taza, Ashila Ramadhani mengatakan, London Muslim Shopping Festival 2025 adalah keputusan besar dan sebuah turning point untuk membawa brand ini ke panggung lebih luas.
“Jujur, awalnya ada banyak keraguan. Aku pikir mungkin di London sudah banyak material seperti yang kami gunakan. Tapi ternyata, koleksi terbaru kami, The Unfeigned, justru mendapat sambutan positif! Banyak yang bilang bahan Taza terasa berbeda, unik, dan belum pernah mereka temukan di tempat lain,” kata Ashila, dalam siaran rilis, Sabtu (1/3).
Seiring lanskap mode global terus berkembang, modest fashion kini tidak hanya menjadi sekadar tren, melainkan ekspresi gaya, identitas, dan representasi nilai lebih mendalam. Koleksi terbaru The Unfeigned tidak hanya merayakan keindahan busana syar’i, tetapi juga menghadirkan sebuah manifestasi dari visin ingin membawa modest fashion Indonesia ke kancah internasional.
“Pasarnya ada, kelasnya ada, dan yang lebih membanggakan, selera mereka pun sejalan dengan visi kami. Ini membuktikan bahwa fashion syar’i bisa mendunia, dan Taza siap menjadi bagian dari perjalanan itu,” lanjut Shila.
‘The Unfeigned’ adalah koleksi mendefinisikan ulang tentang makna kesederhanaan. Filosofi mendasari koleksi ini adalah sincerity, sebuah ketulusan dalam merancang busana tidak hanya indah dipandang, tetapi juga memiliki makna mendalam dalam memberdayakan perempuan untuk kembali ke fitrahnya.
“Koleksi The Unfeigned Collection lahir dari perjalanan sangat personal bagi saya dan adik saya. Karena inspirasi utamanya berasal dari sosok Ayah, Rahimahullah, yang banyak mengajarkan kami tentang pentingnya ketulusan,” terang dia.
Kata unfeigned berarti tulus, sesuatu tidak dibuat-buat, sejalan dengan nilai dipegang sejak awal membangun Taza. Menghadirkan produk tidak hanya berkualitas, tetapi juga memiliki makna dan cerita di setiap koleksin.
“Kami percaya, sesuatu yang datang dari hati dan dibuat dengan sungguh-sungguh pasti akan sampai ke hati para pelanggan,” terang dia.
Konsep From Ayah to London sendiri merupakan perjalanan penuh kenangan. Ayah adalah sosok selalu mendukung penuh perjalanan ini dan paling bersemangat melihat Taza melangkah ke London. Maka dari itu, nilai-nilai ditanamkan tentang ketulusan, kerja keras, dan keberanian untuk melangkah tertuang jelas dalam setiap desain dikoleksi ini.
Antusiasme begitu positif membuktikan Taza memiliki peluang besar di pasar global. Deputi Bidang Kreativitas, Budaya, dan Desain Kementerian Ekonomi Kreatif, Yuke Sri Rahayu melanjutkan, keikutsertaan Taza di London Muslim Shopping Festival 2025 menunjukkan modest fashion Indonesia memiliki daya saing di pasar global.
“Dengan kreativitas dan kualitas yang terus dikembangkan, brand lokal seperti Taza berpotensi untuk semakin dikenal dan diterima di kancah internasional. Semoga langkah ini menjadi inspirasi bagi pelaku industri lainnya untuk terus berinovasi dan memperluas jangkauan pasar,” terang dia.
Koleksi The Unfeigned terdiri dari 18 model, termasuk satu edisi spesial dan eksklusif masing-masing dirancang untuk menghadirkan harmoni antara elegansi, kenyamanan, dan makna. Koleksi ini akan resmi dibuka dalam tiga kali pemesanan pada tanggal 5, 10, dan 15 Maret 2025.

