Tokoh Sedulur Sikep Blora Mbah Pramugi Prawiro Wijoyo Berpulang
BLORA[BahteraJateng] – Kabar duka menyelimuti Kabupaten Blora. Tokoh sentral sekaligus penjaga ajaran Samin dari Dusun Blimbing, Desa Sambongrejo, Mbah Pramugi Prawiro Wijoyo, meninggal dunia pada Minggu Kliwon (22/2) setelah beberapa bulan berjuang melawan sakit.
Kepergian sesepuh yang dikenal bersahaja itu meninggalkan duka mendalam bagi komunitas Sedulur Sikep dan masyarakat luas. Sejumlah tokoh daerah dan masyarakat hadir memberikan penghormatan terakhir di rumah duka.

Bupati Blora, Arief Rohman, menyampaikan belasungkawa melalui media sosial pribadinya. Ia mengenang almarhum bukan hanya sebagai tokoh adat, tetapi juga sebagai sosok orang tua dan teladan moral bagi masyarakat Blora.
Kepala Dinas Kominfo Blora, Pratikto Nugroho, bersama jajaran juga melaksanakan takziah ke Desa Sambongrejo. Selain itu, tokoh Sedulur Sikep dari Sukolilo, Pati, Gunretno, turut hadir memberikan penghormatan terakhir.

Semasa hidupnya, Mbah Pramugi Prawiro Wijoyo dikenal sebagai pilar pelestarian adat Samin. Ia merupakan keturunan cucu Jiman Surowijoyo, murid langsung Samin Surosentiko, dan konsisten menyebarkan nilai kejujuran, kerukunan, serta kesederhanaan.
Dedikasinya diakui secara nasional melalui penghargaan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI atas upaya pemberantasan buta aksara serta penghargaan Kalpataru atas kepeduliannya menjaga lingkungan.
Ia juga berperan dalam penetapan Sedulur Sikep Blora sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia serta memimpin Dewan Pimpinan Pusat Sedulur Sikep Indonesia.(day)

