OCBC Sukses Bukukan Laba Rp1,29 Triliun
JAKARTA [BahteraJateng]- Bank OCBC NISP mampu membukukan laba sebesar Rp1,29 Triliun atau mencapai 11 persen YoY di kuartal pertama 2025.
Presiden Direktur OCBC, Parwati Surjaudaja mengatakan, pertumbuhan positif di kuartal pertama tahun ini mencerminkan strategi fokus pada pertumbuhan berkualitas. “Meskipun di awal tahun ini masih diwarnai dengan dinamika kondisi makroekonomi global, pertumbuhan bank yang solid ini mencerminkan kepercayaan nasabah terhadap bank yang tetap terjaga,” kata dia, Minggu (4/5).
Dia mengatakan, pertumbuhan laba bersih tersebut didorong oleh total pendapatan operasional yang meningkat sebesar 13 persen YoY menjadi Rp3,2 Triliun. Di sisi pendanaan, jumlah Dana Pihak Ketiga (DPK) bank juga meningkat 21 persen YoY menjadi sebesar Rp217,7 Triliun, merupakan kontribusi dari pertumbuhan deposito berjangka naik sebesar 40 persen YoY dan CASA yang naik 7 persen YoY.
“Kondisi likuiditas Bank juga tercatat sehat dengan Liquidity Coverage Ratio (LCR) sebesar 259%, jauh di atas ketentuan regulator. Sementara itu, kualitas kredit juga senantiasa terjaga baik, rasio Kredit Bermasalah Bruto (NPL Gross) sebesar 1,7 persen dan NPL Net di angka 0,7 persen,” tukas dia.
Dari sisi pembiayaan, kata dia, kredit konsumer tumbuh 16 persen YoY dan kredit perbankan bisnis tumbuh sebesar 10 persen YoY. Selain itu, per 31 Maret 2025, bank telah menyalurkan pembiayaan berkelanjutan (sustainable financing) dengan pertumbuhan sebesar Rp1.3 Triliun atau 4 persen YoY, sekitar 45 persen di antaranya dalam bentuk sustainability-linked loan dan pembiayaan hijau (green financing).
“Pada kuartal pertama 2025 ini, jumlah transaksi melalui e-channel berhasil mencatatkan pertumbuhan hingga 85 persen YoY. Pengguna aktif individu internet banking dan OCBC Mobile meningkat sebesar 20 persen YoY, sedangkan pengguna aktif OCBC Business Mobile untuk nasabah korporasi mengalami peningkatan sebesar 27 persen YoY,” kata dia.
Menurut dia, dalam menghadapi dinamika ekonomi nasional dan global akan terus berpegang teguh pada prinsip kehati-hatian, dengan menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan manajemen risiko. Hal ini demi memberikan nilai berkelanjutan bagi nasabah dan juga seluruh pemangku kepentingan.
Pada Februari 2025, OCBC menghadirkan Young NYALA, solusi finansial yang dirancang khusus bagi orang tua memiliki anak berusia di bawah 17 tahun untuk mengajarkan anak menabung dan mengelola keuangan secara bijak.
Dengan fondasi literasi kuat sejak dini, program ini diharapkan menghasilkan generasi masa depan dapat membuat keputusan finansial secara bijak dan bertanggung jawab,” kata dia.

