Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi.
Penyerahan bantuan berupa satu unit ambulans dan satu mobil Speling kepada Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, Senin (30/6).(Dok Humas)
|

Program Speling Jangkau Pelosok, Pemprov Jateng Terima Dukungan Pengusaha Taiwan

SEMARANG[BahteraJateng] – Program Dokter Spesialis Keliling (Speling) milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendapat dukungan dari komunitas internasional. Taiwan Business Club Central Java Indonesia memberikan bantuan berupa satu unit ambulans dan satu mobil Speling yang telah dilengkapi alat medis seperti USG, X-Ray portable, dan EKG.

Penyerahan dilakukan oleh Ketua Yayasan Taiwan Business Central Java, Huang Ma-I, dan Ketua Taiwan Chamber of Commerce Indonesia, Huang Li Chen, kepada Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, di halaman Kantor Gubernur pada Senin (30/6).

Pada kesempatan itu, Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan terima kasih atas partisipasi komunitas pengusaha Taiwan tersebut.

Menurutnya, Program Speling merupakan bagian dari strategi pengentasan kemiskinan melalui pemerataan akses kesehatan di wilayah terpencil.

“Terima kasih kepada Taiwan Business Club. Ini bentuk kerja partisipatif membangun Jawa Tengah lebih baik. Saya juga mengajak BUMD yang untung besar agar turut serta membeli mobil Speling,” ujar Luthfi.

Penyerahan bantuan
Penyerahan bantuan berupa satu unit ambulans dan satu mobil Speling kepada Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, Senin (30/6).(Dok Humas)

Gubernur juga menyebutkan program lain yang sedang berjalan seperti Jateng Fair dan Solo Great Sale (SGS), yang dinilai turut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Pada triwulan I tahun 2025, pertumbuhan ekonomi Jateng tercatat 4,96 persen, lebih tinggi dari angka nasional sebesar 4,87 persen. SGS sendiri diperkirakan mampu menggerakkan transaksi hingga Rp10,2 triliun.

Perwakilan Taiwan Business Club, Mark Huang, menyatakan dukungannya terhadap program Speling karena sejalan dengan kebutuhan pelayanan kesehatan di desa-desa terpencil Jawa Tengah.

“Awalnya kami akan menyumbangkan dua ambulans. Tapi setelah mendengar penjelasan soal program Speling dari pak Gubernur, kami ubah jadi satu ambulans dan satu mobil Speling. Menurut kami, program ini luar biasa,” tutur Mark Huang,

Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah Yunita Dyah Kusminar menjelaskan, hingga saat ini program Speling telah menjangkau 178 desa di 32 kabupaten/kota dengan 13 unit mobil yang sudah beroperasi. Tahun ini akan ditambah 15 unit dari kabupaten/kota yang turut berkontribusi.

“Cakupan layanan kesehatan gratis di Jateng sudah mencapai 3,9 juta jiwa, tertinggi di Indonesia. Program Speling memperkuat layanan preventif kami,” ujarnya.(sun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *