Gubernur Jateng
Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi meninjau langsung pengerjaan jalan di ruas Parakan–Patean, tepatnya di Desa Batursari, Candiroto, Temanggung, Rabu (30/7).(Foto Ist)
| |

Gubernur Luthfi Tinjau Perbaikan Jalan Parakan-Patean yang Sempat Dikeluhkan Warga

TEMANGGUNG[BahteraJateng] – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau langsung pengerjaan jalan di ruas Parakan–Patean, tepatnya di Desa Batursari, Kecamatan Candiroto, Kabupaten Temanggung pada Rabu (30/7). Jalan tersebut merupakan salah satu poros penghubung utama wilayah utara dan selatan Jawa Tengah.

Kondisi ruas jalan itu beberapa waktu lalu sempat dikeluhkan warga karena banyak titik bergelombang, pecah, dan berlubang. Keluhan tersebut disampaikan langsung oleh salah satu kepala desa dalam dialog dengan Gubernur Ahmad Luthfi di Pendopo Kabupaten Temanggung pada 15 Juli lalu.

“Ini respon yang sangat bagus. Baru beberapa hari lalu dilaporkan, langsung ditindaklanjuti,” kata Kepala Desa Congkrang, Sugeng Jumadi, saat ditemui di lokasi.

Sugeng menuturkan bahwa ruas Parakan-Patean sangat vital bagi mobilitas warga, khususnya masyarakat Kecamatan Bejen, Candiroto, dan sekitarnya, dalam mengakses pusat kota Temanggung maupun Kabupaten Kendal.

Ia berharap perbaikan tersebut dapat memperlancar lalu lintas dan mendorong pertumbuhan ekonomi, terutama distribusi hasil pertanian.

Gubernur Jateng
Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi meninjau langsung pengerjaan jalan di ruas Parakan–Patean, tepatnya di Desa Batursari, Candiroto, Temanggung, Rabu (30/7).(Foto Ist)

Gubernur Ahmad Luthfi menjelaskan bahwa perbaikan ruas tersebut memang sudah masuk dalam rencana Pemprov Jateng. Dalam APBD Perubahan 2025, Kabupaten Temanggung mendapat alokasi Rp15,2 miliar untuk pembangunan jalan dari total Rp674 miliar untuk seluruh Jawa Tengah.

“Saya tegaskan akhir Desember nanti semua jalan di Jawa Tengah harus dalam kondisi mantap. Karena 2026 kita akan fokus ke swasembada pangan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PU Bina Marga dan Cipta Karya Jateng, Hanung Triyono, menjelaskan bahwa perbaikan jalan Parakan–Patean termasuk dari 83 titik jalan provinsi yang dikerjakan tahun ini.

Ruas tersebut diaspal ulang dua lapis sepanjang 4,5 km karena sudah sekitar 15 tahun tidak dilakukan overlay.

Dari total panjang jalan 23,7 km, sekitar 11,9 km berupa jalan beton dan 11,8 km berupa jalan aspal.(sun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *