Banjir Guci
Petugas gabungan bersama warga melakukan pembersihan material lumpur dan perbaikan akses pasca banjir Guci.(Dok Pendam lV Diponegoro)
|

Pasca Banjir Guci, Forkopimda Kabupaten Tegal Komitmen Lakukan Mitigasi Lingkungan di Hulu Gunung Slamet

SLAWI[BahteraJateng] – Pasca banjir bandang yang melanda objek wisata Guci, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, Sabtu (20/12) sore, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tegal berkomitmen melakukan mitigasi lingkungan, termasuk mencegah aktivitas ilegal di kawasan hulu Gunung Slamet.

Hal itu disampaikan Dandim 0712/Tegal, Letkol Inf Rachmat Ferdiantono, saat meninjau langsung lokasi terdampak banjir bandang di kawasan wisata Guci pada Minggu (21/12). Peninjauan dilakukan bersama Forkopimda Kabupaten Tegal sehari setelah kejadian.

Rachmat mengatakan, hingga saat ini tidak ada laporan korban jiwa akibat peristiwa banjir tersebut.

“Alhamdulillah, sampai hari ini kami belum menerima laporan adanya korban jiwa. Kehadiran Forkopimda merupakan bentuk komitmen TNI, Polri, dan pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat pascabencana,” ujarnya.

Ia menegaskan seluruh unsur Forkopimda bekerja secara terpadu dalam upaya mitigasi dan penanganan dampak banjir, termasuk pemantauan langsung di lapangan bersama masyarakat terdampak.

Rachmat juga menanggapi sejumlah informasi di media sosial yang dinilai tidak sepenuhnya sesuai dengan kondisi lapangan. Ia mengimbau agar situasi tidak didramatisasi serta meminta media menyampaikan informasi secara berimbang.

Saat ini, pemerintah daerah fokus pada pemulihan dan pembangunan kembali infrastruktur di kawasan wisata Guci.

Hingga Minggu sore, pembersihan material lumpur dan perbaikan akses masih dilakukan oleh petugas gabungan bersama warga setempat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *