Kejurnas Sprint Rally KEK Batang
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, melepas peserta kejurnas Sprint Rally Putaran 4 di kawasan KEK Batang pada Jumat (25/9).(Dok. Humas Pemprov)
|

Kejurnas Sprint Rally KEK Batang Bidik Sport Tourism

BATANG[BahteraJateng] — Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang tidak hanya diarahkan sebagai kawasan investasi dan industri, tetapi juga mulai dimanfaatkan untuk kegiatan olahraga dan pariwisata.

Hal itu terlihat dari penyelenggaraan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sprint Rally Putaran 4 di kawasan tersebut pada Jumat (25/9).

Ajang tersebut diikuti lebih dari 110 pereli dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka antara lain berasal dari Jawa Tengah, Jawa Barat, DKI Jakarta, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Banten, Jambi, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, hingga Kepulauan Riau.

Para peserta berkompetisi di lintasan baru sepanjang 5,3 kilometer yang berada di kawasan KEK Batang. Lintasan tersebut memiliki daya tarik tersendiri karena menawarkan pemandangan Laut Jawa.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan penyelenggaraan rally menunjukkan bahwa KEK Batang memiliki potensi untuk dikembangkan tidak hanya sebagai pusat investasi dan logistik.

“KEK Batang ini bukan hanya tempat investasi. Tidak hanya tempat logistik berkait dengan investasi, tapi juga ada pariwisata, yang di dalamnya ada sport tourism,” ujar Luthfi.Kejurnas Sprint Rally KEK Batang

Menurutnya, tingginya jumlah peserta dari berbagai daerah menunjukkan minat terhadap penyelenggaraan olahraga otomotif di Jawa Tengah. Bahkan, terdapat keinginan agar seri berikutnya kembali digelar di Batang.

Luthfi berharap kegiatan tersebut memberikan dampak lebih luas bagi masyarakat sekitar, termasuk melalui peningkatan aktivitas ekonomi dan UMKM.

“Sehingga secara tidak langsung masyarakat akan terbantu. Tidak hanya hobi, tetapi juga sport tourism di wilayah Jawa Tengah, khususnya di Batang,” katanya.

Sementara itu, salah satu peserta asal Batam, Bintang Barlean, menyambut positif kehadiran lintasan baru tersebut. Menurutnya, trek baru menjadi pengalaman menarik bagi para pereli dan ia mendukung jika Batang kembali menjadi lokasi seri berikutnya.(

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *