Agustin-Iswar Komit Pemerintahan Antikorupsi

SEMARANG[BahteraJateng] – Calon Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, dan calon wakil wali kota, Iswar Aminuddin, menegaskan komitmen mereka untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dan antikorupsi.

Dalam sebuah diskusi dengan Dewan Pertimbangan Pembangunan Kota (DP2K) Semarang di Menara Suara Merdeka, Rabu 25 September 2024, Agustin, menyatakan bahwa seluruh pendapatan pemerintah harus dikembalikan kepada rakyat untuk mendukung pembangunan. “Tidak ada lagi budaya korupsi,” tegas Agustina, yang akrab disapa Mbak Agustin.


Didampingi oleh Iswar, Mbak Agustin memaparkan visi, misi, serta program-program unggulannya di hadapan para anggota DP2K. Diskusi tersebut dipimpin oleh Ketua DP2K, Budi Santosa, dengan Adi Ekopriyono sebagai moderator.

Hadir pula sejumlah tokoh penting seperti Prof FX Sugiyanto, Prof Dr Hanefa, Dr Sudanti, Dr Bunyamin, Prof Bambang Setioko, Prof Sulichin, Prof Nany Yuliastuti, dan pengusaha Harjanto Halim.


Forum ini mengapresiasi program-program yang diusulkan oleh pasangan Agustina-Iswar, karena dianggap mampu menjawab tantangan pembangunan Kota Semarang.

Dr Bunyamin, mantan Kepala Bappeda Kota Semarang, menekankan pentingnya peran aparatur sipil negara (ASN) dalam pelaksanaan program tersebut. “Penguatan kompetensi ASN harus diperhatikan agar mereka bisa memahami dan mengeksekusi program-program dengan baik,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Mbak Agustin juga menegaskan bahwa mereka berkomitmen untuk memberantas pungutan liar dan memastikan anggaran daerah sepenuhnya digunakan untuk pembangunan.

“Kami tidak akan menyalahgunakan anggaran. Setiap rupiah harus dimanfaatkan maksimal untuk kepentingan masyarakat, dan semua pihak harus bertanggung jawab atas penggunaannya,” jelas Mbak Agustin.

Visi pasangan ini adalah menjadikan Kota Semarang sebagai pusat perekonomian yang maju, berkeadilan sosial, lestari, dan inklusif, dengan tagline Semarang Bersatu, Semarang Makin Hebat. Mvak Agustin optimistis bahwa visi ini dapat tercapai melalui program-program yang telah dirancang dengan detail.

Budi Santosa menambahkan bahwa masukan dari anggota DP2K hanya bersifat melengkapi rancangan program yang sudah disusun dengan baik.

“Rencana program sudah sangat detail dan lengkap, kami hanya memberikan beberapa catatan kecil,” kata Budi Santosa.(sun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *