Parkir liar di Jalan Inspeksi
Fenomena parkir liar di kawasan sekitar DP Mall, tepatnya di Jalan Inspeksi.(Foto Ist)

Brida Petakan Potensi Parkir di Semarang, Targetkan Tambah Pendapatan Daerah

SEMARANG[BahteraJateng] – Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kota Semarang tengah menyusun kajian untuk meningkatkan pendapatan daerah dari sektor retribusi parkir.

Kajian ini dilakukan secara independen dengan menelusuri potensi lapangan dari titik-titik parkir yang selama ini belum memenuhi target pendapatan.


Kepala Brida Kota Semarang, Bagus Irawan, mengatakan pihaknya melakukan survei lapangan sekaligus memetakan potensi baru yang dapat dimaksimalkan.

“Kita lakukan survei dengan melihat kondisi di lapangan, data di lokasi yang sudah ada, potensinya seperti apa, dan potensi baru yang bisa ditingkatkan,” ujarnya pada Minggu (12/10).

Hasil sementara menunjukkan masih banyak peluang yang dapat dioptimalkan untuk meningkatkan pendapatan retribusi. Kajian tersebut nantinya akan menjadi rekomendasi strategis bagi dinas terkait dalam menyusun kebijakan baru.

“Belum semua rampung, tapi beberapa potensi sudah kita petakan di daerah-daerah yang memiliki peluang besar,” tambah Bagus.

Menurutnya, salah satu fokus kajian adalah retribusi parkir tepi jalan umum. Namun, Brida tidak mendorong penambahan titik parkir baru karena berpotensi menimbulkan hambatan lalu lintas.

“Tapi kalau ada potensi yang belum maksimal, hasil kajian ini bisa dijadikan acuan agar retribusi lebih optimal,” jelasnya.

Beberapa wilayah dengan aktivitas tinggi seperti pusat perdagangan, jasa, dan pendidikan juga masuk dalam pemetaan Brida.

Meski demikian, titik parkir di ruas jalan provinsi atau nasional tidak dimasukkan dalam perhitungan potensi pendapatan.

“Kalau itu masuk jalan provinsi atau nasional, tentu tidak bisa kita masukkan dalam potensi parkir kota,” pungkas Bagus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *