Dana Pusat Tak Kunjung Cair, Operasional SPPG Dersalam Kudus Berhenti Sementara
KUDUS[BahteraJateng] – Penghentian sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dersalam, Kudus, Jawa Tengah berlanjut hingga Senin (24/11).
Sebelumnya SPPG penyedia Makanan Bergizi Gratis (MBG) milik Yayasan Al Laits Bis Saad ini menyatakan penghentian sementara operasionalnya, Kamis (20/11).
Saat didatangi BahteraJateng Senin pagi, puluhan karyawan SPPG justru sedang mengikuti sosialisasi sertifikasi halal, alih alih sibuk menyiapkan pendistribusian MBG.
Kepala SPPG Dersalam, Fina Berliana Novita menyatakan penghentian sementara dikarenakan dana operasional dari pemerintah pusat yang biasanya diberikan berkala dua minggu sekali, belum cair.
“Ini mungkin karena masalah admiministrasi dari pusat jadi di sini belum cair. Itu dari periode 10 November sampai 22 November. Jadi kami seminggu kemarin sampai dengan hari Rabu (19/11) itu kami menggunakan sisa dana waktu yang awal,” bebernya.
Dari informasi yang diperolehnya, ada banyak SPPG yang pencairan dana operasionalnya terlambat.
“Ada 10 SPPG yang telat cair. Tapi per Rabu sore kemarin sudah cair semua. Sementara kami belum,” ungkap Fina.
Setelah didiskusikan dengan koordinator wilayah (korwil) Badan Gizi Nasional (BGN), SPPG dilarang untuk menggunakan dana talangan.
“Jadi tidak boleh ditalangi sama yayasan. Jadi memang harus menunggu uang dari pusat cair. (Jika) tidak cair, maka memang harus berhenti operasional sementara,” katanya.
SPPG Dersalam ini memiliki 47 karyawan, dan melayani 3.295 siswa dari 22 sekolah. Usai mendapatkan laporan, Ketua Satgas MBG Kabupaten Kudus yang juga Wakil Bupati, Bellinda Birton, langsung datang untuk mengecek.
“Sudah sekitar 2 bulanan (SPPG beroperasi) nggak ada masalah kok ini tiba tiba nggak turun dananya. Jadi kita kejarlah. Karena kan karyawannya juga tergantung disini, terus penerima manfaatnya juga ada 3.200,” ujarnya.
Ia berharap persoalan keterlambatan pencairan dana ini segera teratasi agar ribuan pelajar segera kembali menerima MBG.
“Tadi sudah berkomunikasi dengan Korwil. Keluhan dan aduan juga sudah diajukan ke pusat, cuma memang belum ada tanggapan. Nanti saya juga akan bantu untuk mengomunikasikannya ke Kepala Regional SPPG Jateng,” janjinya.(day)

