Ketua DPRD Jateng, Sumanto.(Foto Ist)
| |

DPRD Jateng Minta Pemprov Waspadai Dampak Perang Dagang AS-China

SEMARANG[BahteraJateng] – DPRD Jawa Tengah meminta Pemprov Jateng mengambil langkah antisipatif terhadap dampak perang dagang antara Amerika Serikat dan China.

Ketua DPRD Jateng, Sumanto, menilai ketegangan dagang dua negara raksasa ekonomi dunia itu bisa berdampak negatif terhadap perekonomian Jawa Tengah, terutama sektor ekspor.


“Perang dagang ini akan berpengaruh pada perubahan pola perdagangan global. Salah satunya adalah potensi penurunan ekspor nasional yang berdampak langsung pada sektor industri daerah,” tutur Sumanto.

Ia menyoroti bahwa kebijakan Presiden AS Donald Trump yang menaikkan tarif impor terhadap produk China bisa memicu penurunan permintaan global, termasuk pada produk unggulan ekspor Jawa Tengah seperti tekstil, furniture, dan kayu olahan.


Tak hanya sektor ekspor, tekanan juga diprediksi terjadi pada Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) serta sektor pertanian akibat fluktuasi nilai tukar rupiah dan harga komoditas global.

Ketua DPRD Jateng, Sumanto.(Foto Ist)

Sumanto juga mengingatkan bahwa industri padat karya di Jateng berisiko terdampak karena ketergantungan terhadap bahan baku impor dari China.

“Kenaikan biaya logistik dan bahan baku dapat melemahkan daya saing industri lokal,” ujarnya.

Meski demikian, Sumanto tetap optimistis bahwa Jawa Tengah memiliki daya tarik investasi tinggi, dengan keunggulan pada daya saing upah dan infrastruktur yang terus berkembang. Oleh karena itu, ia mendorong percepatan reformasi regulasi dan penyediaan infrastruktur dasar untuk mendukung masuknya investasi baru.

Selain itu, perluasan pasar ekspor ke negara-negara baru dinilai penting untuk mengurangi ketergantungan pada pasar tradisional. Sumanto juga mendorong penguatan SDM melalui pelatihan vokasi serta dorongan inovasi untuk substitusi bahan baku impor.

“Turunnya nilai ekspor akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah. Dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat untuk menghadapi dinamika global ini,” pungkasnya.(sun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *