DPRD Kota Semarang Dorong Masyarakat Gemar Makan Ikan
SEMARANG[BahteraJateng] – DPRD Kota Semarang mendorong peningkatan konsumsi ikan di masyarakat melalui edukasi gizi dan pelatihan olahan pangan berbahan dasar ikan.
Salah satu inisiatif nyata diwujudkan dalam kegiatan pelatihan yang digelar Dinas Perindustrian Kota Semarang di Kelurahan Mangunharjo, Tembalang, Senin (19/5).

Ketua Komisi B DPRD Kota Semarang, Joko Widodo, yang hadir sebagai narasumber, menekankan pentingnya ikan sebagai sumber protein hewani yang kaya omega-3, vitamin, dan mineral.
“Konsumsi ikan sangat baik untuk kesehatan, terutama dalam mencegah penyakit jantung dan meningkatkan kecerdasan otak. Ini investasi gizi jangka panjang,” ujarnya.
Inspirasi dari Pasar Bulu
Dalam sesi diskusi, Joko membagikan kisah inspiratif dari lingkungan sekitar Pasar Bulu, di mana anak-anak yang rutin mengonsumsi ikan sejak kecil kini tumbuh menjadi generasi berprestasi.
“Ada yang kuliah di Undip, UGM, UNS, IPB, bahkan Brawijaya. Semua itu tak lepas dari kebiasaan makan ikan yang dibangun sejak dini,” tambahnya.
Cerita tersebut menjadi bukti nyata bahwa edukasi gizi yang tepat dan akses terhadap pangan bergizi mampu mendukung kemajuan generasi muda, khususnya dari keluarga sederhana.
Potensi Perikanan Kota Semarang
Joko juga menyoroti data produksi perikanan Kota Semarang tahun 2023 yang menunjukkan ketersediaan komoditas ikan seperti lele, bandeng, udang, nila, dan belanak dalam jumlah besar. Menurutnya, hal ini merupakan peluang emas yang perlu dioptimalkan.
“Melimpahnya produksi perikanan lokal harus dibarengi dengan peningkatan konsumsi ikan. Ini tidak hanya meningkatkan kesehatan masyarakat, tapi juga mendukung kesejahteraan nelayan dan pelaku usaha perikanan,” tegasnya.
Dampak Ekonomi dan Kolaborasi Berkelanjutan
Peningkatan konsumsi ikan, lanjut Joko, memiliki dampak ganda. Selain meningkatkan kualitas gizi masyarakat, juga membuka peluang ekonomi yang luas.
“Dengan meningkatnya permintaan, para nelayan dan UMKM perikanan akan terdorong berkembang. Ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam membangun ekonomi berbasis sumber daya lokal.”
Melalui sinergi antara DPRD dan Dinas Perindustrian, program edukasi gizi dan pelatihan olahan ikan akan terus diperluas agar masyarakat Kota Semarang semakin sadar manfaat ikan dan menjadikannya bagian dari menu harian.(sun)

