DPRD Kota Semarang Kehilangan Sosok Luar Biasa atas Wafatnya V. Djoko Riyanto
SEMARANG[BahteraJateng] — Anggota DPRD Kota Semarang, Danur Rispriyanto, menyampaikan duka mendalam atas wafatnya V. Djoko Riyanto pada Minggu (9/11) sekitar pukul 05.30 WIB di Rumah Sakit Tlogorejo, Semarang.
Menurutnya, kepergian almarhum yang sama-sama berada di Komisi C dengannya merupakan kehilangan besar bagi lembaga DPRD Kota Semarang.
“Saya mengucapkan duka yang mendalam buat kawan sejawat, Pak Joko Rianto, yang hari ini dipanggil Tuhan. Beliau adalah sosok yang luar biasa. Dalam satu setengah tahun terakhir, meski sakit, beliau masih terus bekerja,” ujar Danur kepada BahteraJateng.
Danur menceritakan bagaimana almarhum tetap memiliki dedikasi tinggi untuk Kota Semarang, meski kondisi kesehatannya sudah sangat terbatas.
“Walaupun beliau tidak bisa berjalan, tidak bisa banyak bergerak, ketika kami kunjungan lapangan, sidak, maupun rapat kerja, beliau masih berusaha hadir. Sampai akhirnya beliau berpulang,” kata Danur.
Ia menambahkan bahwa almarhum menjadi teladan bagi banyak anggota dewan lainnya karena semangatnya yang tak pernah padam.
“Beliau panutan bagi kami. Walaupun sakit, pikirannya tetap untuk Kota Semarang. Selamat jalan buat Pak Joko.”
Sosok Pendiam, Humoris, dan Penuh Gagasan
Danur mengatakan, semasa sehat, almarhum dikenal sebagai pribadi pendiam namun memiliki banyak ide besar.
“Pak Joko itu relatif pendiam, tapi gagasan-gagasannya luar biasa. Di tengah kondisi beliau yang terkena stroke dan tidak bisa berjalan, beliau tetap datang ke kantor. Itu yang membuat kami salut,” tuturnya.
Menurutnya, almarhum juga pribadi humoris yang mudah diterima berbagai kalangan di DPRD.
“Kalau sehat, beliau itu humoris, mudah bergaul, dan diterima semua kawan-kawan di kelembagaan,” tambahnya.
Danur menyebut, sebelum meninggal, almarhum sempat menjalani perawatan intensif.
“Beliau sempat hampir tiga bulan dirawat di rumah sakit. Tapi mungkin ini yang terbaik untuk Pak Joko sendiri. Semangatnya luar biasa sampai akhir,” pungkasnya.


