Erick Thohir: Garuda ID Tekan Duplikasi Tiket

JAKARTA[BahteraJateng] – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyoroti efektivitas penggunaan Garuda ID dalam menekan jumlah duplikasi tiket selama pertandingan Timnas Indonesia. Hal ini terlihat pada laga melawan Jepang, Jumat lalu, di mana jumlah tiket duplikasi turun drastis dibanding saat melawan Australia sebelumnya.

“Sebelumnya, saat melawan Australia ada 10 ribu tiket duplikasi. Saat lawan Jepang, turun menjadi 2.500. Ini bukan sekadar soal komersial, tetapi soal keamanan. Target kami, Garuda ID bisa menekan hingga seribuan,” ujar Erick Thohir, pada Senin (18/11/2024) saat meninjau persiapan SUGBK jelang laga melawan Arab Saudi, dikutip dari laman PSSI.


Teknologi Pendukung Keamanan

Erick juga menjelaskan bahwa penerapan CCTV dan teknologi face recognition berjalan efektif dalam meningkatkan keamanan. Bahkan, teknologi ini membantu mengungkap kasus pencurian ponsel di stadion dengan mencocokkan wajah pelaku dengan data tiket.


“Ini menciptakan rasa nyaman bagi penonton. Ke depan, sistem tiket digital akan terintegrasi dengan kamera face recognition, sehingga pengawasan menjadi lebih maksimal,” tambahnya.

Evaluasi dan Persiapan Laga Selanjutnya

Untuk laga kandang melawan Bahrain pada Maret 2025, Erick mengusulkan penerapan aturan ketat terkait kendaraan di kawasan GBK. Hanya kendaraan Presiden dan Wakil Presiden yang diizinkan masuk, seperti yang dilakukan pada Asian Games 2018. Penonton akan diarahkan menggunakan kendaraan khusus seperti buggy car untuk mobilitas di area stadion.

Selain itu, Erick menyoroti pentingnya akses makanan dan minuman bagi penonton. PSSI sedang berkoordinasi dengan pengelola GBK untuk menyediakan solusi, seperti mengizinkan botol minuman tanpa tutup agar lebih aman dan mengurangi sampah.

“Dua jam di dalam stadion tanpa akses minuman itu sulit. Kami ingin memberikan pengalaman yang lebih nyaman bagi penonton,” jelas Erick.

Erick mengapresiasi kerja sama berbagai pihak, termasuk AFC, TNI, dan Polri, dalam memastikan kenyamanan dan keamanan selama laga. Ia berharap tren positif ini berlanjut saat laga melawan Arab Saudi, Selasa (19/11/2024), dengan target penurunan jumlah tiket duplikasi lebih jauh.

“Keamanan adalah prioritas utama. Dengan teknologi dan koordinasi yang baik, kita bisa menciptakan pengalaman pertandingan yang lebih aman dan nyaman,” tutupnya.(sun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *