FITK UIN Walisongo Perkuat Praktik Lapangan Mahasiswa Lewat MoU dengan 47 Sekolah
SEMARANG[BahteraJateng] – Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Walisongo Semarang menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan 47 sekolah dan madrasah dalam rangka memperkuat pelaksanaan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) bagi mahasiswa.
Penandatanganan berlangsung pada Rabu (6/8) di Ruang Teater Gedung ICT Kampus 3 UIN Walisongo.

Sebanyak 47 lembaga pendidikan dari Kota Semarang dan Kabupaten Kendal hadir dalam kegiatan ini, terdiri dari 10 SD, 6 MI, 9 MTs, 9 SMP, 4 MA, 6 SMA, dan 3 SMK.
Institusi-institusi tersebut kedepannya merupakan mitra strategis kampus dalam mendampingi mahasiswa melaksanakan praktik lapangan sebagai bagian dari proses pembentukan calon pendidik profesional.
Kepala Laboratorium Pendidikan FITK, Nor Hadi, dalam sambutannya mengapresiasi partisipasi kepala sekolah dan madrasah.
Ia menekankan pentingnya sinergi antara kampus dan sekolah dalam membentuk calon guru yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga adaptif terhadap dinamika pendidikan di lapangan.
Dekan FITK, Prof. Dr. Fatah Syukur, menyampaikan bahwa PLP merupakan wahana penting bagi mahasiswa untuk mengenal dunia persekolahan secara menyeluruh. Ia berharap pihak sekolah memberikan ruang observasi dan praktik kepada mahasiswa.
“Mohon kiranya Bapak Ibu memberi kesempatan bagi anak-anak kami untuk belajar langsung, baik dari sisi akademik maupun non-akademik,” ujarnya.
Penandatanganan MoU ini menjadi langkah nyata membangun kolaborasi berkelanjutan antara perguruan tinggi dan sekolah.
“Sekolah mitra tidak hanya menjadi tempat praktik, tetapi juga bagian dari ekosistem pendidikan yang saling mendukung,” tuturnya.
Wakil Dekan I FITK, Prof. Dr. Mahfud Junaedi, menutup rangkaian acara dengan pemaparan teknis pelaksanaan PLP. Mahasiswa akan menjalani tahapan mulai dari observasi, penyusunan rencana pembelajaran, hingga praktik mengajar secara terbimbing.(sun)

