Gubernur Luthfi Salurkan Bantuan Modal Usaha Rp5,25 Miliar untuk 1.750 Mustahik
SALATIGA[BahteraJateng] – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyalurkan bantuan modal usaha mustahik produktif tahap II tahun 2025 dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jateng kepada 1.750 penerima di Salatiga pada Selasa (24/2). Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp5,25 miliar, dengan masing-masing penerima mendapatkan Rp3 juta.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada perwakilan mustahik dari Salatiga, Kota Semarang, Kabupaten Semarang, dan Kabupaten Boyolali. Acara tersebut juga diisi pembekalan serta pendampingan usaha bagi para penerima manfaat.
Ketua Baznas Jateng, Ahmad Darodji, mengatakan bantuan itu merupakan stimulus untuk memperkuat usaha mikro agar tumbuh dan mandiri. Dana tersebut diminta untuk diputar sebagai modal usaha, bukan untuk kebutuhan konsumtif.
“Baznas juga menyiapkan pendampingan agar penerima dapat meningkatkan kapasitas dan omzet usaha,” ujarnya.
Selain program modal usaha, Baznas Jateng pada 2026 juga menyalurkan bantuan RTLH sebanyak 750 unit senilai Rp15 miliar serta beasiswa bagi ribuan siswa dan mahasiswa.
Gubernur Luthfi menegaskan penanganan kemiskinan harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari perbaikan rumah hingga peningkatan akses pendidikan dan kesehatan.
Ia menyebut angka kemiskinan Jawa Tengah turun menjadi 9,39 persen, dengan pertumbuhan ekonomi triwulan IV 2025 mencapai 5,37 persen.
“Kita keroyok kemiskinan dari desa sampai provinsi. Harus naik kelas. Tidak boleh terus berada di kategori miskin atau miskin ekstrem,” tegasnya.
Salah satu penerima bantuan, Kholidah mengaku senang mendapatkan bantuan. Ia berharap dapat berkembang, mandiri, dan suatu saat menjadi pemberi manfaat bagi masyarakat lainnya.
“Semoga dengan bantuan dari Baznas usaha saya lebih maju dan bantuan ini untuk modal,” ucap perempuan yang berjualan bubur tersebut.(sun)

