Jalan Gombel Lama Akan Ditutup Total Mulai 14 April, Ada Apa ?
SEMARANG[BahteraJateng] — Jalan Gombel Lama Kota Semarang akan ditutup total mulai 14 April 2026 menyusul kondisi jalan yang mengalami ambles dan berpotensi longsor. Penutupan dilakukan sebagai langkah keselamatan sekaligus mendukung proses rekonstruksi menyeluruh.
Proyek perbaikan akan mencakup pembongkaran struktur jalan, perbaikan lapisan bawah, hingga pembenahan sistem drainase. Pekerjaan tersebut diperkirakan berlangsung selama sekitar tujuh bulan.

Penutupan ini dilakukan untuk mencegah risiko kecelakaan akibat kondisi jalan yang dinilai membahayakan jika tetap digunakan. Infrastruktur yang rusak dan dipaksakan beroperasi berpotensi menimbulkan korban jiwa maupun kerugian lebih besar.
Selama masa penutupan, arus lalu lintas dialihkan ke Jalan Setiabudi (Gombel Baru) yang akan diberlakukan dua arah. Perubahan ini diperkirakan berdampak pada peningkatan volume kendaraan, terutama pada jam sibuk.

Untuk mengurangi kepadatan, kendaraan berat seperti truk diarahkan melalui jalur Tol Banyumanik–Jatingaleh. Kebijakan ini diambil guna meminimalkan beban lalu lintas di jalur alternatif serta mengurangi risiko kecelakaan.
Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah–DI Yogyakarta diharapkan memastikan sosialisasi berjalan optimal agar masyarakat memahami perubahan rekayasa lalu lintas selama proyek berlangsung.
Salah satu warga, Adhi (48), mengaku mendukung kebijakan tersebut meski mengakui adanya dampak terhadap akses sehari-hari.
“Kami mendukung program pemerintah, tetapi akses warga jadi lebih terbatas dan harus memutar,” ujarnya.
Meski demikian, penutupan ini dipandang sebagai investasi jangka panjang untuk menghadirkan infrastruktur jalan yang lebih aman dan tahan terhadap risiko bencana.
Masyarakat diimbau mematuhi rambu dan pengaturan lalu lintas serta bersabar selama proses perbaikan berlangsung agar pelaksanaan proyek berjalan lancar dan aman.

