Kadar Lusman
Ketua DPRD Kota Semarang, Kadar Lusman dalam dialog interaktif di Quest Hotel Plampitan, Senin (17/11).(Foto Ist)

Kadar Lusman Imbau Warga Semarang Waspada DBD dan Bencana di Musim Hujan

SEMARANG[BahteraJateng] — Ketua DPRD Kota Semarang, Kadar Lusman, mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) serta potensi bencana hidrometeorologi memasuki musim hujan.

Kadar Lusman menegaskan pentingnya edukasi dan kesadaran warga demi mencegah risiko kesehatan maupun kebencanaan.

“Di musim hujan ini banyak penyakit, terutama DBD. Penyakit lain memang ada, tetapi tidak membahayakan seperti DBD. Karena itu kita harus menjaga lingkungan mulai dari diri sendiri, waspada, dan saling mengingatkan,” ujar Pilus, sapaan akrabnya dalam Dialog Interaktif dengan tema “Mewaspadai Penyakit di Musim Penghujan”, di Quest Hotel Plampitan pada Senin (17/11).

Selain itu, Pilus menyoroti masih adanya wilayah yang rawan banjir dan bencana ketika intensitas hujan meningkat. Ia mengingatkan warga agar lebih peka terhadap tanda-tanda potensi bencana.

“Kadang warga kita terlena dan tidak tahu sama sekali datangnya bencana atau banjir. Maka perlu terus diingatkan,” ucapnya.

Terkait upaya pemerintah, politikus PDI-P tersebut memastikan program Dinas Kesehatan, termasuk optimalisasi Juru Pemantau Jentik (Jumantik), terus berjalan hingga tingkat Rukun Tetangga (RT).

Ia menyebut bahwa sosialisasi kesehatan dilakukan hingga tingkat kecamatan, kelurahan, RT, RW, serta melibatkan unsur PKK.

Menurutnya, budaya gotong-royong warga juga semakin meningkat melalui program Gebyar Gotong Royong yang digelar 25 kali per tahun di tingkat RT.

“Sekarang gebyar gotong royong lebih ramai dibanding dulu yang agak lesu. Mudah-mudahan ini terus menjadi budaya yang dirawat,” katanya.

Pilus berharap kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dapat menekan kasus DBD, mengurangi risiko bencana, serta memperkuat ketahanan warga selama musim penghujan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *