|

Kapolres Demak Ingatkan Pelajar, Tawuran Bisa Rusak Masa Depan

DEMAK[BahteraJateng] – Kapolres Demak AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra mengingatkan para pelajar agar menjauhi tawuran dan berbagai bentuk kenakalan remaja. Ia menegaskan, tindakan kekerasan tidak hanya memiliki konsekuensi hukum, tetapi juga dapat merusak masa depan pelajar.

Pesan tersebut disampaikan AKBP Samel saat menjadi pembina Apel Kebangsaan Forkopimda Goes to School di MAN Demak, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak pada Rabu (19/8 Dwi). Apel diikuti sekitar 1.000 peserta yang terdiri dari siswa dan guru MAN Demak serta jajaran kepolisian dan Pemerintah Kabupaten Demak.


Dalam amanatnya, AKBP Samel mengatakan pelajar merupakan bagian penting dalam menentukan masa depan bangsa. Karena itu, karakter, integritas, kedisiplinan, dan kepatuhan terhadap hukum perlu dibangun sejak di bangku sekolah.

“Jangan berpikir karena masih pelajar kemudian tidak ada pertanggungjawaban hukum. Setiap tindakan memiliki konsekuensi. Jangan sampai masa depan yang seharusnya masih panjang rusak karena keputusan sesaat,” kata AKBP Samel.


Ia menyinggung kasus tawuran di Kecamatan Karangawen pada 17 Juli 2026 sebagai contoh bahwa tindakan kekerasan dapat membawa persoalan hukum dan berdampak terhadap masa depan pelaku.

Selain tawuran, Kapolres meminta pelajar menjauhi narkoba, minuman keras, balap liar, perundungan, serta berbagai bentuk kenakalan remaja lainnya. Siswa juga diminta tidak mudah terprovokasi informasi di media sosial maupun ajakan teman yang berpotensi merugikan.

“Nilai-nilai Pancasila jangan hanya dihafalkan, tetapi harus menjadi pedoman dalam bersikap dan mengambil keputusan. Jadilah generasi yang cerdas, berkarakter, berintegritas, dan taat hukum,” ujarnya.

Kapolres mendorong siswa mengisi masa sekolah dengan kegiatan positif dan prestasi. Ia juga meminta pelajar segera melapor kepada guru, orang tua, atau kepolisian jika mengetahui adanya rencana tawuran maupun perundungan.

“Melapor bukan berarti mencari masalah, tetapi bentuk kepedulian untuk menjaga teman dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman,” pungkasnya.(day)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *