Kapolres Semarang Pantau Langsung Rombongan Truk Demo ODOL Melintas di Kabupaten Semarang
UNGARAN[BahteraJateng] – Aksi unjuk rasa sopir truk menolak Undang-Undang Over Dimension Over Load (ODOL) kembali digelar di Kota Semarang pada Senin (23/6).
Menyikapi hal tersebut, Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy, turun langsung memantau pergerakan rombongan truk yang melintas di wilayah Kabupaten Semarang.
Pemantauan dilakukan sejak pagi hari. Sekitar pukul 07.30 WIB, Kapolres dan jajarannya berada di Simpang Tiga Bawen untuk memantau iring-iringan truk dari arah Magelang yang menuju Kota Semarang.
“Sejak pagi kami sudah memantau pergerakan rombongan truk. Personel juga kami sebar mulai dari perbatasan dengan Kabupaten Temanggung hingga Boyolali,” ujar AKBP Ratna.
Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi gangguan lalu lintas dan memastikan kelancaran perjalanan rombongan, khususnya jika terdapat sopir yang berhenti untuk melakukan orasi di tengah jalan.
Usai aksi yang digelar di depan Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah selesai pada siang hari, Kapolres Semarang kembali memantau kepulangan rombongan sopir truk. Bersama Wakapolres dan para pejabat utama Polres Semarang, ia memantau situasi di seputaran Simpang Tiga Bawen hingga Exit Tol Bawen.
“Kami juga mengawal rombongan dari komunitas sopir asal Kabupaten Semarang, yang terdiri dari sekitar 15 armada, baik saat berangkat maupun kembali ke daerah masing-masing,” tegasnya.
Sebagai bagian dari pengamanan, sebanyak 377 personel Polres Semarang disiagakan untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas dan keamanan selama aksi berlangsung.
Kapolres berharap kegiatan penyampaian aspirasi berjalan damai dan tertib hingga para peserta kembali ke wilayah masing-masing.
Aksi ini merupakan bagian dari rangkaian protes sopir truk di berbagai wilayah Jawa Tengah terhadap pemberlakuan sanksi ODOL yang dinilai memberatkan dan mengancam mata pencaharian mereka.(sun)

