Kerap Terjadi Kecelakaan di Bangjo KIW, Dishub Kota Semarang Akan Lakukan Evaluasi
SEMARANG[BahteraJateng] – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang akan melakukan evaluasi menyeluruh terkait keamanan bangjo (traffic light-red) di depan Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW) Jalan Pantura Semarang–Kendal.
Langkah ini diambil menyusul meningkatnya kecelakaan lalu lintas di area itu yang menyebabkan korban jiwa dalam beberapa pekan terakhir.
Terbaru, pada Senin (1/12) petang, seorang pengendara sepeda motor bernama Santoso, warga Banyumanik, tewas setelah gagal menyalip truk bernopol H 2620 KQ tepat di area bangjo KIW.
Peristiwa serupa juga terjadi pada 24 November lalu, ketika Saidah, warga Mangkang Kulon, meninggal dunia karena terlibat kecelakaan dengan sebuah truk di lokasi yang sama.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Semarang, Mulyadi, menyebut evaluasi akan difokuskan pada peningkatan fasilitas keselamatan. Sejumlah opsi akan dipertimbangkan, termasuk pemasangan rambu tambahan dan pita kejut untuk memperlambat laju kendaraan.
“Kita nanti akan lakukan evaluasi. Di situ memang jalur cepat, nanti mungkin akan ditambah dengan pita kejut,” kata Mulyadi kepada BahteraJateng pada Selasa (2/12).
Ia menjelaskan bahwa arus kendaraan dari arah barat saat ini tidak berhenti di bangjo, sementara kendaraan yang hendak masuk kawasan KIW harus mengikuti sinyal lampu lalu lintas. Kondisi ini dinilai perlu dikaji ulang mengingat tingginya risiko kecelakaan pada jalur cepat tersebut.
Dishub juga akan berkoordinasi dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jateng terkait penambahan fasilitas keselamatan, mengingat lokasi bangjo berada di jalan nasional dan awalnya dibangun oleh BBPJN.
“Sudah diserahkan ke kita, dan kita bisa melakukan evaluasi. Tapi pengambilan tindakan tetap dikoordinasikan dengan BBPJN,” jelasnya.
Pengguna jalan, Yunto, berharap ada upaya dari Dishub untuk memperlambat laju kendaraan sebelum mencapai bangjo.
“Sebaiknya jalur barat juga diwajibkan berhenti atau minimal diberikan peredam kejut untuk memperlambat laju kendaraan. Kan disitu merupakan jalur cepat,” katanya.


