Komdis PSSI Beri Hukuman Berat ke PSM Makassar
JAKARTA[BahteraJateng] – Klub PSM Makassar yang bermain di kompetisi BRI Liga 1, mendapatkan sanksi keras dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI.
Hasil sidang Komdis PSSI pada tanggal 29 Desember 2024, memutuskan bahwa tim PSM Makassar melakukan pelanggaran berat berupa pergantian pemain yang melanggar aturan, menyebabkan 12 pemain berada di lapangan saat laga BRI Liga 1 2024/2025 melawan PS Barito Putera.

Dikutip dari laman PSSI, Komdis PSSI menetapkan hukuman untuk PSM Makassar dengan dinyatakan pertandingan melawan PS Barito Putera kalah 0-3, pengurangan 3 poin dan denda sebesar Rp90 juta.
Sebelumnya, hasil sidang Komdis pada 28 Desember 2024 juga menindak sejumlah pelanggaran dalam kompetisi PNM Liga Nusantara. Berikut hasil keputusan sidang:

Klub Persipani Paniai, melakukan pelanggaran serius dengan absen pada tiga pertandingan melawan Waanal Brothers, Persiba Bantul, dan Persekabpas.
Komdis PSSI menghukum Persipani Paniai, dengan dikeluarkan dari PNM Liga Nusantara 2024/2025 dan diturunkan ke divisi lebih rendah pada musim 2025/2026, serta denda Rp150 juta.
Derry Herlangga, pemain Tornado FC Pekanbaru, dinyatakan bersalah memukul pemain lawan hingga mendapat kartu merah. Sehingga mendapat hukuman larangan bermain 2 pertandingan dan denda Rp5 juta.
Pemain Sumut United FC, Muhammad Irfan, dinyatakan bersalah dengan bertindak kasar terhadap pemain lawan hingga mendapat kartu merah. Komdis memberi hukuman berupa larangan bermain 2 pertandingan dan denda Rp5 juta.
Komdis PSSI menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap aturan untuk menjaga integritas kompetisi. Sanksi tegas diharapkan menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk menciptakan iklim sepak bola nasional yang sportif dan profesional.(sun)

