Screenshot
|

Kuliner Legenda Representasi Identitas Daerah

SEMARANG [BahteraJateng]- Beragam kuliner nusantara dan sudah berdiri puluhan tahun mengunjungi beberapa kota di Indonesia.

Sejatinya, kuliner Indonesia bukan sekadar santapan melainkan representasi nilai budaya kaya. Di samping, menjadi bagian penting dari identitas suatu daerah maupun bangsa.

Dari Jawa Tengah ada Toko Oen 1930, Sate Kambing H Bejo 1971, Leker Gajah Solo 1968. Provinsi DIY ada Ap Beras Bu Siti Pasar Ngasem Yogyakarta 1954, Gudeg Yu Djum 1950 Yogyakarta.

Khasanah kuliner Jawa Timur ada Bebek Sinjay Bangkala Madura 2003, Nasi Krawu Buk Tiban Gresik 1970.

DKI Jakarta ada Soto Kaki H Agus Barito 1961, Gohyong Menteng Since 1985. Dari Provinsi Bali tersedia Klepon Gianyar 1980, Sate Bawah Pohon. Masih banyak kuliner nya.

Adalah Festival Kuliner Tjap Legend Roadshow juga mengunjungi Kota Semarang, tepatnya di Uptown Mall Kawasan BSB.

CEO PT Samsaka Lestari Rasa, Febriyanto Rachmat mengatakan, festival ini bukan sekedar makanan melainkan merayakan keragaman budaya Indonesia. Di samping, menghargai kekayaan warisan kuliner.

“Agar mereka dapat meningkatkan kualitas dan menjadikan kuliner nusantara ‘naik kelas’ bersaing di industri kuliner Indonesia yang maju pesat,” kata CEO Jiiscomm ini, belum lama ini.

Pameran makanan ini menjalin kerjasama dengan tenant yang telah lama existing selama berpuluh-puluh tahun dikenal karena hidangannya  khas & authentic.

Roadshow ini menyambangi Semarang di BSB Uptown Mall (11 Juni – 22 Juni 2025). Selanjutnya mengunjungi Solo di The Park Solo (25 Juni – 6 Juli 2025). Provinsi sebelah yakni Yogyakarta di Sleman City Hall (9 – 20 Juli 2025) juga bersiap menyambut pecinta kuliner.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *