Kunjungan Wisatawan ke Semarang di Libur Nataru Naik 10,05 Persen
SEMARANG [BahteraJateng]- Pemerintah Kota Semarang mencatat kenaikan kunjungan wisatawan selama masa libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 sebesar 10,05 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya.
“Kami mewakili Pemerintah Kota Semarang dan juga masyarakat, mengucapkan Selamat Tahun Baru 2025. Semoga tahun 2025 semakin berkah, Semarang semakin hebat,” kata Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, Rabu (1/1).

Hujan turun merata di seluruh wilayah, tidak menyurutkan meriahnya perayaan tahun baru di Kota Semarang. Terpantau pada Selasa (31/12) malam, masyarakat memadati beberapa titik lokasi untuk merayakan malam pergantian tahun.
Mbak Ita, sapaan akrabnya, saat melakukan pantauan malam pergantian tahun menuturkan malam pergantian tahun di ibu kota Jawa Tengah secara umum berjalan lancar meski turun hujan ringan hampir merata.
“Suasana malam tahun baru Kota Semarang syahdu ramai, cuaca hujan ringan,” ungkap Mbak Ita saat memantau perayaan tahun baru di Simpanglima Semarang.
Bersamaan dengan pantauan di Simpanglima, pihaknya bersama dengan Forkopimda Kota Semarang juga mengikuti Rapat Koordinasi malam pergantian tahun via daring bersama sejumlah menteri, Kapolri, dan jajaran stakeholder terkait.
“Kami mendengarkan arahan dari Pak Menko Polhukam, PMK, Kapolri. Ada juga dari BMKG, Basarnas, BNPB. Alhamdulillah, perayaan malam tahun baru di seluruh Indonesia termasuk Kota Semarang meriah, sesuai kekhasan masing-masing daerah,” kata dia.
Adapun di Kota Semarang, dirinya menyebut, ada beberapa titik keramaian saat malam pergantian tahun. Diantaranya Simpanglima, Balai Kota Semarang, dan POJ City, serta sejumlah titik lainnya diselenggarakan oleh sejumlah pihak.
Sementara itu, dalam rapat koordinasi lintas sektor tersebut, Menko Polkam, Budi Gunawan menyebut adanya potensi bencana selama perayaan tahun baru.
“Kami mengingatkan beberapa hal terkait potensi ancaman bencana hidrometeorologi yang dimungkinkan masih terjadi 2-3 hari ke depan, dengan curah hujan meningkat 20 persen sehingga ada potensi terjadinya banjir, tanah longsor, dan ombak yang meninggi di beberapa wilayah,” katanya.
Dia juga meminta sejumlah pihak supaya mengantisipasi arus balik libur tahun baru diprediksi pada 1 dan 2 Januari. Menurutnya, TNI Polri bersama seluruh stakeholder siap mengamankan rangkaian libur tahun baru.
“Seluruh anggota bekerja keras untuk mengamankan jalannya perayaan malam tahun baru. Kami berharap serta mendoakan agar perayaan malam tahun baru ini bisa berjalan dengan aman, dengan lancar dan kondusif,” ucapnya.

