Lengah Dikit Sampai Bandung dengan Whoosh
JAKARTA [BahteraJateng] – Kehadiran kereta cepat atau Whoosh pertama di Indonesia menjadi sebuah kebanggaan. Pengalaman pertama menjajal Jakarta-Bandung dalam waktu 30 menit saja mengundang rasa antusiasme tersendiri.
Meme di dunia maya menggunakan “lengah dikit” sangat populer di akun-akun media sosial. Istilah ini bisa diadaptasi untuk menggambarkan perjalanan kereta cepat dari Stasiun Halim menuju Stasiun Padalarang. Penulis berkesempatan menjajal pertama kali dengan membeli tiket seharga Rp250 Ribu.

Penumpang menaiki eskalator untuk scan tiket di gate. Tiket dimasukkan terlebih dahulu dan ditarik di bagian atas di tengah gate. Lalu, penumpang naik lagi untuk menunggu kereta cepat. Penumpang memilih duduk di dekat jendela untuk menikmati pemandangan. Kursi empuk dengan ciri batik khas Cireboh motif Mega Mendung. Jarak antar kursi bikin kaki lega untuk nyaman bergerak.
Penulis mencoba fasilitas restorasi Whoosh untuk membeli jajan. Pilihan jatuh ke roti dan belum habis satu roti dikunyah sudah sampai Stasiun Padalarang.

Kecepatan naik secara bertahap hingga mencapai 350 Km/ jam. Kecepatan maksimal Whoosh ada di waktu 30 menit rute Tegalluar-Halim dan 15 menit pertama rute Halim-Tegalluar.
Ada dua cara untuk mendapatkan tiket Whoosh. Pertama adalah online untuk menentukan jadwal keberangkatan sesuai pilihan. Tiket bisa diunduh di aplikasi Whoosh, laman ticket.kcid.co.id atau melalui tiket.com.
Selain itu, bisa memperoleh tiket melalui loket di lantai dasar. Ada dua loket dibuka untuk melayani penjualan tiket di tempat. Pembelian tiket offline bisa menjadi alternatif jika belum bisa memastikan sampai di Stasiun Halim.
Penumpang sebaiknya datang 30 menit sebelum kereta berangkat. Dilansir dari akun Instgram @keretacepat_id pintu Whoos akan tertutup 1-2 menit sebelum keberangkatan. Sedangkan ticket gate berada di stasiun secara sistem akan tertutup lima menit sebelum jadwal. Alhasil, penumpang akan berisiko tidak bisa scan tiket di gate.

