|

Lewat Konser Kebangsaan Lintas Agama, Pemkot Semarang Ajak Warga Rawat Kerukunan

SEMARANG[BahteraJateng] – Konser Kebangsaan Lintas Agama dan Kepercayaan bertajuk “Senandung Harmoni Membangun Negeri” digelar meriah di Holy Stadium Semarang pada Rabu (1/10).

Acara yang diinisiasi Yayasan Patriot Cinta Indonesia ini bertujuan menumbuhkan persatuan, mempererat ikatan sosial, sekaligus menjadi ruang perjumpaan lintas iman bagi masyarakat Kota Semarang.


Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin, hadir mewakili Wali Kota Agustina Wilujeng. Dalam sambutannya, Iswar menyampaikan bahwa keberagaman di Kota Semarang ibarat sebuah orkestra.

“Orkestra adalah representasi keberagaman dan kerukunan. Sama halnya dengan kota kita, di mana berbagai budaya, agama, dan latar belakang justru menjadi kekuatan bila disatukan dalam semangat kebangsaan,” ujarnya.

Ia menambahkan, momentum konser ini juga bertepatan dengan Hari Kesaktian Pancasila yang memiliki makna penting dalam menjaga persatuan bangsa.

“Harapannya kegiatan ini semakin menguatkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air,” kata Iswar.

Iswar juga menegaskan, predikat Kota Semarang sebagai kota tertoleran ketiga di Indonesia menjadi modal besar untuk terus merawat harmoni.

“Yang pertama itu Salatiga, kedua Singkawang, dan ketiga Semarang. Ini adalah aset besar, bagaimana kita membangun bintang bersama-sama dari semua umat beragama dan keyakinan,” ucapnya.

Konser berlangsung meriah dengan beragam penampilan. Mulai dari Night Carnival Parade 4 Semarang Night Carnival, pertunjukan Merbi, Special Olympic Indonesia (SOIna), hingga penampilan perwakilan enam agama di Indonesia serta Aliran Kepercayaan.

Surya Vista Orchestra turut mengiringi acara dengan lantunan musik yang memperkuat nuansa kebersamaan.

“Mari kita rayakan perbedaan sebagai anugerah, mari kita jaga kedamaian, rawat kerukunan, semai toleransi, dan hidupkan semangat gotong royong di Kota Semarang,” tandas Iswar.(sun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *