Motor Hybrid Listrik-Hidrogen Karya Tim Polines Tampil di PPI Jateng 2025
BLORA[BahteraJateng] – Politeknik Negeri Semarang (Polines) memamerkan kendaraan bermotor roda dua hybrid listrik-hidrogen hasil inovasi Dosen Teknik Mesin dan Mahasiswa pada ajang Pameran Produk Inovasi (PPI) Jawa Tengah 2025 pada Sabtu (27/9).
Inovasi kendaraan hybrid listrik-hidrogen roda dua dengan basic Yamaha N-Max, terinspirasi dari over produksi gas hidrogen PLN dan keinginan kuat dari tim untuk merubahnya menjadi sumber energi pengisi daya baterai.

“Inisiator tim Dosen Teknik Mesin Polines. Awalnya, ini kita kerjasama dengan PLN, produksi listrik PLN itu kan berlimpah, akhirnya kita buat untuk memecah molekul air menjadi hidrogen, untuk pendingin juga. Tapi over production dan kita memanfaatkan bagaimana caranya hidrogen dirubah ke listrik untuk ngecash baterai. Sehingga kita membuat motor ini sebagai prototipe project awal kita,” kata Sowi pada bahterajateng.
Lebih lanjut, Sowi menjelaskan cara kerja hidrogen menjadi energi pengisi daya listrik ke baterai motor hybrid.

“Jadi merubah hidrogen menjadi listrik melalui fuel cell, listrik tadi untuk mengecash baterai. Jadi saat kita dijalan, kita berhenti, makan minum dan sebagainya, baterai itu mengisi sendiri,” imbuh Sowi.
“Karena tabung hidrogen pada motor ini kecil, kemampuannya hanya 20 persen. Jarak yang ditempuh motor listrik ini sekitar 60 kilometer untuk sekali cash, ditambah gas hidrogen bisa menempuh sekitar 80 kilometer,” sambung Sowi.
Prototipe motor hybrid menggunakan komponen-komponen yang berkualitas dan baterai 60 volt 42 ampere, hingga biaya pembuatannya mencapai angka 400 juta rupiah.
“Kalau misal diproduksi massal, tentunya tidak sampai segitu, contoh batrei motor yang awalnya mencapai 14 sampai 15 juta-an, sekarang ada yang berkisar 8 juta-an,” pungkas Sowi.(day)

