MUI Himbau Pengelola Zakat Segera Salurkan Hak Mustahiq Terdampak Bencana
SEMARANG[BahteraJateng] – Majlis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah mengharapkan lembaga-lembaga pengelola dan pengumpul zakat serta lembaga filantropi lainnya agar mensegerakan pendistribusian zakat kepada para mustahiq khususnya yang terdampak bencana pada bulan ramadlan ini.
Harapan itu dituangkan dalam poin kedua taushiyah MUI Jateng bernomor 01/DP-P.XIII/T/III/2024 tanggal 30 Maret 2024 tentang Merayakan Ramadlan dan Idul Fitri 1445/2024 yang ditandatangani KH Dr Fadlolan Musyafa, Lc, MA dan KH Prof Dr Ahmad Izuddin MAg (Ketua dan Sekretaris Komisi Fatwa MUI Jateng).

Ketua Umum MUI Jateng KH Dr Ahmad Darodji MSi mengatakan penyegeraan penyaluran zakat itu merupakan bagian dari upaya mengatasi atau meringankan beban berat warga terdampak bencana.
“Karena itu Badan Amil Zakat Nasional (BAZNA), Lembaga Amil Zakat (LAZ), Unit Pengumpul Zakat (UPZl) dan Lembaga Filantropi lainnya di wilayah Jawa Tengah hendaknya meningkatkan perannya dalam menghimpun zakat (zakat mal dan zakat fitrah),”ujar Darodji seusai silaturahmi pimpinan MUI Jateng dan BAZNAS Jateng di sekretariat BAZNAS Jateng, Jl Menteri Supeno Semarang, Sabtu (30/3).


Menurutnya, selain zakat mal dan fitrah juga menghimpun infak dan sedekah secepatnya, sekaligus pentasarufannya disegerakan (takjil) kepada yang berhak, terutama kepada mustahiq khususnya yang terdampak bencana pada bulan ramadlan tahun ini.
Pelaksanaan takjil zakat, lanjutnya, sesuai dengan Fatwa MUI Provinsi Jawa Tengah Nomor : Kep.FW.03/DP-P.XIII/SK/IV/2020 tentang Takjil Zakat Fitrah Untuk Mustahik Terdampak bencana, jadi penyegeraan penyaluran zakat sudah ada dasar hukum yang kuat.
Dia menambahkan, melalui taushiyah itu MUI Jateng mengajak umat Islam untuk meningkatkan solidaritas dan saling membantu, baik dalam hal menjaga kesehatan, keamanan, ketertiban, maupun saling membantu kebutuhan hidup (ta’awun) mereka yang terdampak musibah.
Selain itu, tutr Darodji, saat berada di penghujung bulan Ramadlan tahun ini, MUI Jateng mengajak umat Islam agar mensyukuri nikmat, karena insyaallah hari raya Idul Fitri 1Syawal 1445 H akan bersamaan waktunya, tidak terjadi perbedaan di antara Ormas Islam Indonesia yang bisa berdampak kurang harmonis bagi kehidupan bersama.
MUI Jateng juga menghimbau kepada umat Islam agar menyongsong Idul Fitri 1 Syawal 1445 H dengan penuh rasa syukur ke hadirat Allah SWT dan rasa gembira, karena insyaallah telah dapat menunaikan ibadah-ibadah Ramadlan dengan baik di tengah hangatnya suasana sosial politik yang berkembang, serta rasa prihatin sebagai akibat bencana banjir yang berdampak serius di berbagai sektor kehidupan masyarakat.
“Agar dalam merayakan Idul Fitri 1445 H, umat Islam menggemakan takbir, tahlil, dan tahmid baik di musholla, masjid dan tempat pelaksanaan Shalat Id dengan tetap menjaga ketertiban, kenyamanan, dan kekhusyu’an serta melaksanakan silaturahim Idul Fitri dalam rangka menguatkan harmoni bersama keluarga dan masyarakat dengan menghayati makna Idul Fitri sebagai hari raya kesucian, kekuatan, dan kemenangan, ” tuturnya.

