Pemkot Semarang Selesaikan Berbagai Proyek Penanggulangan Banjir Sepanjang 2024
SEMARANG [BahteraJateng]-
Pemerintah Kota Semarang telah menyelesaikan berbagai proyek infrastruktur penanggulangan banjir dan rob di sepanjang 2024.

Wali Kota Hevearita Gunaryanti Rahayu
mengungkapkan, rasa syukur dan optimisme atas capaian pembangunan kota.
Melalui doa bersama dan refleksi akhir tahun, Mbak Ita sapaan akrabnya, menggarisbawahi kemajuan pesat telah dicapai Semarang dalam mewujudkan visi “Semarang Semakin Hebat”.
Sepanjang tahun 2024, Kota Semarang telah menunjukkan komitmen dalam membangun infrastruktur tangguh dan berkelanjutan.
“Proyek sheet pile di Tambaklorok, normalisasi Kali Bringin dan peresmian Jembatan Nogososro telah berhasil meminimalisir dampak banjir dan rob, meningkatkan keamanan dan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah terdampak,” kata dia, Senin (30/12).
Mbak Ita menekankan, pembangunan Semarang tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga mencakup pengembangan sumber daya manusia. Selain itu, pemberdayaan ekonomi kerakyatan, pelestarian lingkungan dan penguatan tata kelola pemerintahan baik.
“Semarang Semakin Hebat bukan hanya sebuah slogan, tetapi sebuah gerakan bersama untuk mewujudkan kota yang lebih baik,” ujar Mbak Ita.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan kota ini,” kata dia.
Dengan semangat optimisme dan kerja keras, Pemerintah Kota Semarang siap menyongsong tahun 2025 dan terus berinovasi demi mewujudkan Semarang semakin hebat.
Peresmian Klinik Hewan Gayamsari dan Gedung Cancer RSUD Wongsonegoro memperluas jangkauan layanan kesehatan berkualitas bagi masyarakat, menegaskan komitmen Semarang sebagai kota peduli terhadap kesehatan warga.
Revitalisasi Sarana Publik meliputi rehabilitasi kantor Kecamatan Semarang Selatan dan sejumlah kantor kelurahan meningkatkan kenyamanan lingkungan kerja dan memberikan pelayanan publik lebih prima bagi masyarakat.
Tidak berhenti di situ, Pemkot Semarang terus melaju dengan program-program strategis berwawasan lingkungan dan berkelanjutan. Meliputi SPALDT dan PSEL: Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPALDT) dan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) akan menjawab tantangan sanitasi dan pengelolaan sampah perkotaan serta mendukung transisi energi bersih.
Outer Ring Road dan Exit Tol Ngaliyan memperlancar arus transportasi. Di samping, mendorong pertumbuhan ekonomi regional, dan meningkatkan aksesibilitas antar wilayah.

