Pemuka Agama Jateng Tolak Politisasi Agama Dalam Pemilu
SALATIGA[BahteraJateng] – Para pemuka agama di Jawa Tengah menolak segala bentuk politisasi dan berbagai upaya yang mengganggu kerukunan hidup beragama dan mengganggu pelaksanaan Pemilu 2024.
Sikap para pemuka agama itu menjadi bagian dari lima poin naskah Deklarasi Kerukunan Umat Beragama Dalam Pemilu Damai 2024 yang dibacakan Iskandar Chang, pengurus Majlis Ulama Indonesia (MUI) Jateng setelah halaqah ulama di Salatiga, Sabtu (3/2).
Poin lainnya, pertama pemuka agama di Jateng bertekad menjaga keutuhan NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Kedua, menghargai dan menjunjung tinggi keragaman keyakinan agama, tradisi, dan praktek keagamaan di masyarakat.
Ketiga, bertekad mensukseskan pemilu damai 2024 yang berlangsung lancar, tertib, damai, jujur dan adil sesuai dengan perundang-undangan tentang Pemilu di Indonesia dan keempat, menjunjung tinggi nilai-nilai moderasi beragama dalam kehidupan sehari-hari ,lebih-lebih dalam pelaksanaan pemilu damai2024.
Ketua umum MUI Jateng KH Dr Ahmad Darodji MSi mengatakan para pemuka agama di Jateng terpanggil untuk berkontribusi mensukseskan Pemilu 2024 sesuai dengan posisi dan proporsinya.
“Perbedaan agama yang dipeluk masyarakat merupakan keniscayaan, kami semua berharap keragaman itu jangan dijadikan isu politik yang dapat mengganggu kerukunan dan pelaksanaan Pemilu 2024 yang sebentar lagi dilaksanakan,” ujar kiai Darodji seusai penandatanganan naskah deklarasi di arena halaqah ulama yang diselenggarakan MUI Jateng di Salatiga(2/3).
Naskah deklarasi ditandatangani Ketua umum MUI Jateng (KH Dr Ahmad Darodji), PGIW Jateng (Pdt Yosuwa Wardaya), PHDI Jateng (Tri Wahono D Pd H MPd H) Kevekipan Semarang (Romo FX Sugiyana PR), DPD Walubi Jateng (Bhikkhu Dhammamito), Matakin Jateng (Go Ben Tien), Kepalan Badan Kesbangpol Jateng (H Haerudin, SH,MH) dan Kepala Kanwil Kemenag Jateng (Dr H Mustain Ahmad, SH MH).
Kepala Badan Kesbangpol Jateng H Haerudin SH,MH menyampaikan terima kasih kepada para tokoh agama Jateng yang bertekad mensukseskan pemilu 2024 melalui deklarasi ini.
“Kami optimis tekad dan seruan para pemuka agama di Jateng ini akan ditaati oleh masyarakat,” tuturnya.


