Forum Perangkat Daerah Disdik Blora
Dinas Pendidikan Blora menggelar Forum Perangkat Daerah untuk penyusunan RKPD 2027 pada Kamis (19/2), di Aula Yudistira. (Dok. Satupena)

RKPD 2027 Disdik Blora: Perkuat Literasi, Tangani ATS, dan Cegah Bullying

BLORA[BahteraJateng] – Dinas Pendidikan Kabupaten Blora menggelar Forum Perangkat Daerah untuk penyusunan RKPD 2027 pada Kamis (19/2), di Aula Yudistira. Forum ini menjadi ruang sinkronisasi program sekaligus penajaman arah kebijakan pendidikan daerah.

Tiga isu strategis mengemuka, yakni penguatan literasi dan numerasi, penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS), serta pencegahan bullying dan diskriminasi. Ketiganya diposisikan sebagai fondasi peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Blora.


Sekretaris Dinas Pendidikan, Nuril Huda, menegaskan pentingnya Gerakan Literasi Sekolah yang terstruktur dan berkelanjutan. Ia mendorong setiap satuan pendidikan membiasakan membaca 10–15 menit setiap hari sebagai budaya belajar.

Selain itu, bahan bacaan perlu diperluas, tidak hanya buku pelajaran, tetapi juga literatur populer, pengetahuan umum, dan buku keterampilan.


Dalam aspek numerasi, pembelajaran diarahkan lebih kontekstual dan aplikatif, seperti praktik menghitung luas lahan atau menyusun anggaran kegiatan. Pendekatan tersebut diperkuat melalui peningkatan kapasitas guru dengan metode pembelajaran aktif dan penggunaan media inovatif.

Penanganan ATS juga menjadi perhatian serius karena dinilai sebagai persoalan multidimensi. Sinergi dilakukan bersama DPRD Kabupaten Blora dan perangkat daerah terkait. Dinas Pendidikan turut merencanakan pembentukan Unit Layanan Disabilitas guna memperkuat pendidikan inklusif.

Upaya pencegahan bullying diperkuat melalui pembentukan Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Sekolah (TPPKS) di setiap satuan pendidikan sebagai mekanisme deteksi dini dan penanganan cepat.

Forum turut dihadiri berbagai pemangku kepentingan, termasuk Satupena Kabupaten Blora dan Suara Merdeka. Ketua Satupena Kabupaten Blora, Gunawan Trihantoro, mengusulkan program Klinik Menulis bagi guru dan siswa sebagai upaya memperkuat budaya literasi.

Hasil forum ini menjadi rujukan penting dalam penyusunan RKPD 2027 guna menghadirkan pendidikan yang berkualitas dan inklusif di Blora.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *