Rumah Sakit Unimus Semarang Beri 3 Pelayanan Unggulan
SEMARANG[BahteraJateng] – Rumah Sakit Unimus Semarang yang dibangun di atas lahan seluas 30.000 meter persegi, siap melayani pasien dengan memberikan tiga pelayanan unggulan.
Direktur Rumah Sakit Unimus Semarang dr M Riza Setiawan MOSH mengatakan RS Unimus mempunyai 3 pelayanan unggulan yakni pertama layanan bedah terpadu.

Menurutnya, layanan tersebut akan menjadi salah satu andalannya. Terdapat 6 ruang operasi yang terdiri dari satu ruang operasu Gawat Darurat dan 5 ruang operasi di Instalasi Bedah Central.
“Ke depan akan ada tambahan 5 lagi. Total 11 ruang operasi. Sehingga memang ke depan akan ada 11 ruang operasi dan akan jadi ruang bedah terpadu. Kami sebutkan layanan bedah tanpa antre,” ujarnya kepada pers dalam acara Harmony Care sekaligus memperingati Hari Pers Nasional, Jum’at (23/2).


Yang kedua, lanjutnya, adalah layanan urologi center seperti ginjal dan saluran kemih. Mulai dari layanan operatif dan non operatif.
“Jadi untuk batu dan ginjal. Alhamdulillah SDM dan sarana prasarana sudah memadai,” tuturnya.
Terakhir pelayanan unggulan yang tidak ada di rumah sakit lain adalah welleness dan beauty centre. Rumah Sakit Unimus, lanjut Riza, mengembangkan layanan wellnes ini dengan berbagai macam teknologi.
“Contoh laser, rejuvenation, dan ingin mengembangkan layanan SEM SEL Kulit. Kemarin sudah melakukan penjajakan kerjasama drngan berbagai pihak. Semoga ke depan layanan ini bisa semakin berkembang,” ujarnya.
Begitu dibangun, dia menambahkan, Rumah Sakit Unimus memiliki luas 30 ribu meter persegi dengan fasilitas ruang kelas 1 yang berisi fasilitas lengkap seperti water heater, AC dan TV.
“Selain itu nantinya Rumah Sakit ini akan memiliki daya tampung 250 tempat tidur namun saat ini sudah menjalankan 137 bed,” tuturnya.
Riza menuturkan, tidak lama lagi Rumah Sakit Unimus juga akan mendapatkan akreditasi sebagai salah satu syarat untuk bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.
“Mudah-mudahan setelah itu kami sudah bekerjasama dengan BPJS. Semoga pertengahan tahun ini. Masyarakat sudah pada nunggu. Tapi alhamdulillah pertumbuhan pasien sudah baik,” ujarnya. (rs)

