Saka Wanabakti Randublatung Laksanakan Praktek Patroli Hutan
BLORA[BahteraJateng] – Perum Perhutani KPH Randublatung bersama Saka Wanabakti Angkatan 42 melaksanakan kegiatan praktek patroli hutan di petak 22 RPH Banyuasin dan perbatasan petak 15C teresan RPH Ngodo BKPH Ngliron pada Sabtu (11/4).
Praktek perlindungan hutan tersebut, dihadiri oleh Pin Saka KPH Randublatung, KSS Kompers, KSS Agro wisata, KRPH Banyuasin, Pembimbing, serta anggota Saka Wanabakti kurang lebih 9 orang.

Administratur/KKPH Randublatung, Herry Merkussiyanto Putro melalui Pin Saka KPH Randublatung, Bambang Sunarto menyampaikan bahwa hutan memiliki peranan sebagai penyangga ekosistem, sumber kehidupan, maupun sebagai warisan bagi generasi mendatang, sehingga sangat penting bagi kehidupan.
Bambang juga menyampaikan bahwa kegiatan patroli reksa wana ini merupakan bagian penting dari pembinaan Saka Wanabakti, khususnya dalam menanamkan rasa cinta terhadap hutan serta meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan adik-adik dapat memahami secara langsung bagaimana menjaga, melindungi, dan melestarikan kawasan hutan,” ungkap Bambang.
Bambang berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat, disiplin, serta menjaga keselamatan selama kegiatan berlangsung.
“Jadikan kegiatan ini sebagai sarana untuk menambah ilmu, pengalaman, serta mempererat rasa kebersamaan dan jiwa korsa sebagai anggota Saka Wanabakti,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, KSS Kompers sekaligus Pamong, Junaidi meberikan materi tugas, fungsi dan wewenang Polisi Kehutanan sesuai dengan Pasal 51 ayat (2) Undang-Undang No. 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan.
Ketua Dewan Saka Wanabakti, Dinda mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan yang sangat berharga ini.
“Kegiatan ini merupakan kesempatan berharga bagi kami untuk belajar secara langsung di lapangan, memahami tugas-tugas reksa wana, serta meningkatkan kepedulian kami terhadap kelestarian hutan dan lingkungan,” ucapnya.
Lebih lanjut Dinda menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar praktik, tetapi juga bentuk tanggung jawab kami sebagai generasi muda untuk ikut menjaga dan melestarikan hutan.
“Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh, disiplin, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kepramukaan,” pungkas Dinda.(day)

