Perhutani Randublatung Bimbing Saka Wanabakti Laksanakan Praktik Perisalahan Hutan
BLORA[BahteraJateng] – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Randublatung mendampingi dan membimbing Saka Wanabakti pangkalan KPH Randublatung praktik perisalahan hutan pada Minggu lalu (14/12).
Kegiatan dihadiri oleh Asper/KBKPH Trembes selaku pemberi materi, Prabawa Jati Asmara, Dewan Pembina Kak Alek, dan adik-adik Saka Wanabakti.

Administratur/KKPH Randublatung, Herry Merkusiayanto Putro, melalui Prabowo Jati Asmara atau akrab dipanggil Bowo menyampaikan terima kasih kepada adik–adik Saka Wanabakti sudah hadir untuk mengikuti kegiatan praktik perisalahan di pt 127 RPH Nglencong BKPH Trembes.
“Pada kesempatan ini sebelum kita melaksanakan kegiatan praktik, akan kakak jelaskan Kembali langkah-langkah perisalahan hutan mulai dari penentuan titik awal, pengukuran dan penandaan batas, pencatatan data lapangan, pemeriksaan ulang hasil kerja,” kata Bowo.

Lebih lanjut Bowo menerangkan fungsi dan cara penggunaan alat kompas, pita ukur, GPS dan alat pendukung lain kegiatan perisalahan hutan.
“Nanti juga Kakak ajarkan cara membaca peta, mengecek pal batas, berapa azimutnya dengan menggunakan busur derajat, terus diukur jarak di peta kemudian di konversi di lapangan. Rencana praktek nanti kita akan coba mencari titik ikat di lapangan dari pal B 700 ke pal B 703 kemudian kita tembak dengan menggunakan kompas ke titik semula yang sudah di ukur,” lanjut Bowo.
Bowo juga menjelaskan praktek perisalahan dengan membuat petak ukur guna menginventarisasi pohon dilapangan dan dilanjutkan praktek dilapangan.
Kak Alek selaku pendamping kegiatan menambahkan bahwa kegiatan pada hari ini merupakan praktek lapangan yang sangat bermanfaat.
“Silahkan ditanyakan jika ada yang kurang faham. Saya berharap sepulang adik – adik dari kegiatan ini akan bisa menabah wawasan dan pengetahuan di luar kegiatan sekolah. Tetap semangat dalam mengikuti kegitan praktek kali ini,” ungkapnya.
Sementara itu, Dewan Saka, Kak Dinda menyampaikan terima kasih kepada Kak Bowo yang sudah memberikan materi praktek pada adik–adik dalam kegiatan ini.
“Semoga adik–adik bisa lebih memahami bertambah ilmu pengetahuannya. Sehingga menambah wawasan dan pola fikir tentang pentingnya menjaga kelestarian hutan,” pungkasnya.(day)

