Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Semarang, Soenarto, memberikan klarifikasi terkait viral CCTV Pemkot Semarang didalam rumah warga.
| |

Viral CCTV Pemkot Semarang di Rumah Warga, Diskominfo Beri Klarifikasi

SEMARANG[BahteraJateng] – Belum lama ini, masyarakat dihebohkan oleh rekaman viral CCTV Pemkot Semarang yang menyorot aktivitas di salah satu kamar rumah warga di RT 8 RW 3, Kelurahan Kuningan, Kecamatan Semarang Utara. Rekaman tersebut bahkan dapat diakses melalui website resmi CCTV Pemkot Semarang, Pantau Semar.

Menanggapi insiden ini, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Semarang, Soenarto, memberikan klarifikasi terkait viral CCTV Pemkot Semarang didalam rumah warga tersebut.


Soenarto menjelaskan bahwa CCTV yang dipermasalahkan merupakan fasilitas bantuan Pemkot yang awalnya dipasang di pertigaan kampung. Namun, kamera ini mengalami kerusakan sekitar satu bulan lalu akibat kabel yang putus.

“Atas inisiatif warga, perangkat tersebut diperiksa oleh teknisi yang mereka panggil secara mandiri,” ujar Soenarto, dikutip dari laman ig @diskominfokotasemarang, pada Sabtu, 28 Desember 2024.

Sayangnya, teknisi hanya membawa kabel pendek, sehingga perbaikan tidak dapat diselesaikan di lokasi karena jarak dari kamera ke perangkat NVR mencapai sekitar 50 meter. Dan teknisi menjanjikan awal Januari 2025 untuk diperbaiki

“Karena dijanjikan awal Januari akan diperbaiki, untuk sementara, atas arahan Sekretaris RT, kamera CCTV dipasang di rumahnya hingga perbaikan selesai. Namun, posisi pemasangan sementara tersebut secara tidak sengaja menyorot bagian dalam rumah warga lainnya, yang kemudian menjadi viral di media sosial,” terang Soenarto.

Diskominfo langsung bertindak setelah laporan ini muncul, dengan mengganti kabel dan memperbaiki kerusakan CCTV tersebut. Perbaikan dilakukan sekaligus pada beberapa kamera lain yang juga dilaporkan bermasalah di wilayah tersebut.

Kejadian ini menjadi pelajaran penting terkait pengelolaan fasilitas publik, khususnya yang berkaitan dengan privasi warga. Pemkot Semarang berkomitmen untuk meningkatkan respons terhadap laporan kerusakan dan memastikan tidak ada lagi insiden serupa di masa mendatang.

Website Pantau Semar sendiri bertujuan membantu pengawasan keamanan lingkungan secara transparan dan melibatkan partisipasi masyarakat. Namun, penggunaan perangkat tersebut harus dikelola dengan hati-hati agar tidak melanggar privasi warga.

Diskominfo juga mengimbau masyarakat untuk melaporkan kerusakan fasilitas langsung ke instansi terkait agar dapat ditangani secara profesional tanpa menimbulkan dampak negatif.(sun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *