Wihaji
Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji, dalam GENTING Collaboration Summit 2025 yang digelar Kemendukbangga/BKKBN di JS Luwansa Hotel, Jakarta, Rabu (10/12).(Dok Humas Kemendukbangga/BKKBN)

Wihaji: GENTING Telah Menyelamatkan 1,5 Juta Warga Indonesia

JAKARTA[BahteraJateng] – GENTING telah menyelamatkan 1,5 juta warga negara. Pesan ini disampaikan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji, dalam GENTING Collaboration Summit 2025 yang digelar Kemendukbangga/BKKBN di JS Luwansa Hotel, Jakarta pada Rabu (10/12).

Forum nasional tersebut menjadi ajang konsolidasi lintas sektor untuk memperkuat kolaborasi program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) sekaligus merumuskan arah kebijakan tahun 2026.

Menteri Wihaji menyampaikan apresiasi kepada ribuan Orang Tua Asuh (OTA) yang setahun terakhir mendampingi keluarga berisiko stunting.

“Menolong satu keluarga berarti menyelamatkan satu generasi,” ujarnya di hadapan lebih dari 300 perwakilan kementerian/lembaga, pemerintah daerah, BUMN/BUMD, perusahaan swasta, perguruan tinggi, organisasi masyarakat, komunitas, dan media.Kemendukbangga/BKKBN

Acara dibuka dengan penayangan kilas balik satu tahun pelaksanaan GENTING yang menampilkan intervensi pemenuhan gizi, penyediaan air bersih, perbaikan sanitasi, hingga edukasi pencegahan stunting di berbagai daerah.

Dalam kesempatan itu, Kemendukbangga/BKKBN memberikan penghargaan kepada lebih dari 50 institusi dan individu yang dinilai konsisten menjalankan empat menu intervensi GENTING.

Para penerima meliputi BUMN, perusahaan swasta, perguruan tinggi, organisasi masyarakat, dan media.

Menteri Wihaji menegaskan bahwa meningkatnya partisipasi mitra menunjukkan kuatnya gotong royong dalam percepatan penurunan stunting.

Ia juga menekankan bahwa arah kebijakan GENTING tahun 2026 difokuskan pada penguatan tata kelola, peningkatan akurasi data sasaran, serta perluasan kemitraan pentahelix, terutama untuk menjangkau lebih banyak keluarga di daerah prioritas seperti NTT dan Jawa Barat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *