100 Hari Kerja Agustin-Iswar, Disperkim Semarang Realisasikan Bantuan Rumah hingga Infrastruktur
SEMARANG[BahteraJateng] – Dalam 100 hari kerja Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng dan Wakil Wali Kota Iswar Aminuddin (Agustin-Iswar), sejumlah program prioritas Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) berhasil direalisasikan. Fokus utamanya adalah penyediaan hunian layak dan peningkatan infrastruktur permukiman.
Kepala Disperkim Kota Semarang, Yudi Wibowo, menjelaskan bahwa pihaknya telah menjalankan program pembangunan rumah baru serta rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

“Tahun 2025 ini, Disperkim membangun 10 unit rumah baru, dengan potensi tambahan 10 unit melalui anggaran perubahan,” ungkapnya.
Penerima program harus terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), belum memiliki rumah, dan termasuk MBR. Bantuan yang diberikan senilai Rp 40 juta per unit, dan warga diperbolehkan menambah dana pribadi.

Lokasi pembangunan rumah baru difokuskan di Gunungpati, Mijen, dan Genuk.
“Program ini juga menyasar penghuni rumah susun (Rusun) yang memiliki lahan agar dapat pindah ke rumah pribadi, sehingga Rusun dapat diisi oleh warga lain yang membutuhkan,” terangnya.
Selain itu, program RTLH juga terus berjalan. Tahun ini ditargetkan sebanyak 560 rumah direhabilitasi.
Dalam 100 hari kerja, sebanyak 70 unit telah selesai dibantu. Pengerjaan dilakukan dengan sistem swakelola oleh kelompok masyarakat (Pokmas), di mana bahan bangunan diambil dari toko lokal dan pembayaran dilakukan langsung oleh Disperkim kepada penyedia bahan dan tukang.
Disperkim juga melakukan pembangunan infrastruktur lingkungan, seperti saluran drainase, pavingisasi, pengaspalan, dan pembangunan talud. Kegiatan ini berasal dari usulan swakelola dan Pokok Pikiran (Pokir) DPRD.
Program ini menunjukkan komitmen Pemkot Semarang dalam meningkatkan kualitas permukiman warganya.(sun)

