34 Hektare Lahan Jati dan Kopi di Mijen Jadi Lokasi Kolaborasi Petani dan Pengusaha Pupuk

SEMARANG[BahteraJateng] — Lahan seluas 34 hektare yang ditanami jati dan kopi di Kecamatan Mijen, Kota Semarang, menjadi lokasi kolaborasi antara kelompok tani dan sektor usaha pertanian untuk mendorong produktivitas lahan sekaligus memperkuat ketahanan pangan.

Kolaborasi tersebut digagas Dewan Pimpinan Pusat (DPP) P2RPTI bersama Ketua Umum DPN Crew 8 Kol (Purn) Catur Roji Santosa serta kelompok petani tembakau dan kopi pada Sabtu (26/9).

Kegiatan itu juga melibatkan Direktur Utama ARMO KING Pupuk Nusantara Suyadi. Dalam kesempatan tersebut, ia memaparkan pentingnya sinergi antara pelaku usaha pupuk dan petani dalam meningkatkan efektivitas serta efisiensi pengelolaan lahan pertanian.

Suyadi mengatakan, pupuk cair ARMO KING yang telah digunakan di sejumlah wilayah Sumatera perlu dikembangkan penggunaannya di Jawa dan daerah lainnya.

Menurut dia, kolaborasi dengan kelompok tani menjadi bagian penting untuk memperluas penerapan teknologi dan sarana produksi pertanian yang dapat mendukung peningkatan hasil.

Ketua Umum DPP P2RPTI Suratno mengatakan, keterlibatan petani dan sektor usaha pertanian perlu diperkuat agar pengelolaan lahan dapat dilakukan secara lebih optimal.

Kol (Purn) Catur Roji Santosa menambahkan, sinergi petani dengan pengusaha pupuk diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan lahan pertanian sehingga memberikan hasil yang maksimal.

Kegiatan tersebut diikuti ratusan anggota kelompok tani dari Mijen, Kendal, dan Temanggung. Konsolidasi ini sekaligus menjadi wadah mempertemukan petani dengan pelaku usaha pertanian untuk membangun kerja sama yang berkelanjutan.

Selain pembahasan pertanian, kegiatan juga diisi paparan mengenai kesehatan petani sebagai bagian dari upaya mendukung produktivitas sumber daya manusia di sektor pertanian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *