Indosat dan GoTo Luncurkan Sahabat-AI
JAKARTA [BahteraJateng]- Indosat Ooredoo Hutchison dan GoTo meluncurkan Sahabat-AI, perangkat lunak model kecerdasan buatan berbahasa Indonesia dan daerah memiliki pemahaman mendalam tentang konteks lokal dan relevansi budaya.
Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka mengatakan, Indonesia sebagai sebuah negara besar mempunyai cita-cita menggapai Indonesia Emas di tahun 2045, memiliki aset penting harus dikelola dengan sangat baik, yaitu sumber daya manusianya, pada tahun 2030-an akan mengalami puncak bonus demografi.
“Kemampuan sumber daya manusia yang unggul akan sangat menentukan kemajuan suatu bangsa. Apalagi di era disrupsi teknologi saat ini yang berkembang begitu cepat, termasuk salah satu diantaranya adalah artificial intelligence (AI),” terang dia, Kamis (14/11).
Pemerintah, kata dia, terus berkomitmen meningkatkan kesiapan sumber daya manusia serta menciptakan ekosistem memampukan para generasi muda untuk berinovasi, melakukan modifikasi & menciptakan pengembangan teknologi termasuk yang berbasis AI, baik dari sisi ekonomi, sosial, budaya dan bahasa.
President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha mengatakan, Sahabat-AI bukan sekadar pencapaian teknologi, tapi juga wujud dari visi masa depan Indonesia.
“Kedaulatan digital dan inklusivitas berjalan beriringan. Dengan menciptakan model AI memahami konteks lokal dan relevan dengan budaya Indonesia, kami ingin memberikan kesempatan kepada seluruh masyarakat untuk memanfaatkan potensi dari teknologi,” kata dia.
Inisiatif, kata dia, merupakan langkah penting menuju demokratisasi AI sebagai elemen penting bagi pertumbuhan, inovasi, dan pemberdayaan bagi semua lapisan masyarakat.
Direktur Utama GoTo mengatakan Patrick Walujo mengatakan, visi memperkenalkan Sahabat-AI untuk menghadirkan kekuatan AI bagi seluruh masyarakat Indonesia.
“Dengan menggunakan Bahasa Indonesia dan bahasa daerah, Sahabat-AI mengatasi kesenjangan konteks dan relevansi budaya sering tidak terpenuhi oleh LLM global,” ujar dia.
Kehadiran Sahabat-AI, kata dia, akan membantu bisnis GoTo untuk berkomunikasi lebih baik lagi dengan pelanggan. Sahabat-AI juga dapat mendukung pemerintah Indonesia dalam menciptakan inovasi agar dapat berinteraksi dengan masyarakat secara lebih komprehensif serta membawa perubahan nyata bagi jutaan orang di seluruh negeri.
“Karena itu, kami mengundang pemangku kepentingan dari semua sektor untuk berkolaborasi dalam pengembangan ekosistem LLM open-source ini untuk bisa bersama-sama memajukan Indonesia.”
NVIDIA Founder and CEO menambahkan, Jensen Huang mengatakan, peluncuran Sahabat-AI menandai awal perjalanan AI Indonesia dan menunjukkan LLM dapat disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan bahasa dan budaya unik.
“Budaya ‘gotong royong’ di Indonesia, atau kolaborasi bersama, memperlihatkan bagaimana industri, peneliti, dan sektor publik dapat bersatu untuk membantu setiap negara memanfaatkan AI dalam mendorong kemajuan,” terang dia.

